Walau Pandemi, Progres UKMK Kampus Biru Tetap Produktif

Ilustrasi : Jaiwan Nada Rismin

UIN RF – Ukhuwahnews | Dua Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) yakni, Pramuka dan Mapala UIN Raden Fatah (UIN RF) Palembang berupaya tetap produktif semasa pandemi walau ada kegiatan yang tertunda.

Ketua Rancana Pramuka UIN Raden Fatah, Ayubhar mengatakan bahwa program kerja UKMK Pramuka tetap berjalan walau ada beberapa kegiatan yang tertunda.

“Pada bulan Maret kemarin diadakan acara Forum Diskusi Perguruan Tinggi (PERTI) Se-Sumatera secara online, begitu juga acara ulang tahun gugus depan yang ke-30 meliputi serangkaian kegiatan reuni online, lomba video edukasi Covid-19, dan memberikan bantuan pada panti asuhan,” katanya pada Jum’at (23/10/20).

Lebih lanjut, Ia kembali menuturkan bahwa kegiatan penting yang menjadi kekhususan Pramuka sendiri untuk sementara waktu tertunda dan akan kembali diselenggarakan pada tahun depan. Terlebih setelah Kementrian Agama Pusat sudah mengeluarkan surat edaran pengunduran kegiatan sampai tahun depan.

“Kegiatan agenda kemah tertunda diantaranya kemah orientasi anggota baru dan perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia yang mana Pramuka UIN RF dipercaya sebagai tuan rumah, meskipun pelaksanaannya ditunda namun untuk perencanaan kami matangkan di tahun ini,” tuturnya.

Ia menambahkan agar kegiatan yang dilakukan tetap produktif selama pandemi, dan nantinya UKMK Pramuka UIN RF juga tetap adakan pelatihan berbasis online.

“Supaya elemen Pramuka tetap produktif maka kami adakan pelatihan yang mencakup kepemimpinan, adminitrasi, pendalaman petunjuk penyelenggaraan Pramuka dan public speaking,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Pembina Pramuka UIN RF, Kemas Badaruddin mengatakan, prihal dana anggaran kegiatan UKMK Pramuka yang selalu berinisatif mengajukan proposal dana sebagai sponsor dari kegiatan yang akan diselenggarakan.

“Disamping setiap kegiatan kami terus menjalankan proposal yang diajukan pada sponsorship,” katanya.

Ditempat lain, Ketua Umum UKMK Mapala UIN RF, Kemas Hidayatullah mengungkapkan kalau setiap program kerja (proker) periode tahun ini kebanyakan tertunda bukan hanya Mapala saja, namun hampir seluruhnya dikarenkanakan pandemi yang terjadi di seluruh Indonesia.

“Banyak proker tahun ini tertunda diantaranya kegiatan besar seperi Pertemuan Mapala se-Indonesia, Kegiatan Mapala Se-PTKIN dan Gladian yang mana kegiaan ini hampir sama dengan pertemuan Mapala se-Indonesia, namun lebih besar kegiatannya,” ungkapnya.

Ia kembali menuturkan walaupun kegiatan banyak tertunda mereka akan tetap adakan diksar dan berharap di tahun depan program kerja Mapala tahun ini dapat direalisaikan oleh Ketua Umum periode selanjutnya.

“Kami akan tetap adakan pelaksanaan diksar mapala. Namun kami akan menghilangkan satu diantara tiga tahapan dan mungkin juga nantinya akan diadakan di daerah yang masih terdeteksi zona hijau,” tutupnya.

Kemas juga mengatakan, walau pelaksanaan diksar dilakukan secara offline, namun pihaknya akan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan membaginya beberapa gelombang.

Reporter : Khofifah
Edior : Yuni Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *