Unggah Data Terbaru Akreditasi, UIN RF Laksanakan Rapat Submit Dokumen LED dan LKPT

Indrawati selaku Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Raden Fatah sedang menjelaskan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi pada rapat Submit dokumen di gedung rektorat pada Selasa, (23/3/2021). Ukhuwahfoto/Krisna Aldrin Gunawan

UIN RF – Ukhuwahnews| Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah mengadakan rapat submit dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT). Rapat yang berlangsung di gedung rektorat lantai 3 tersebut bertujuan untuk mengunggah data terbaru akreditasi perguruan tinggi pada Selasa, (23/3/21).

Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Fatah Indrawati menjelaskan, kedua dokumen tersebut merupakan instrumen Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) 3.0 untuk memperoleh predikat akreditasi kampus. Data yang tergolong dalam dokumen LED berupa data kualitatif, sedangkan dokumen LKPT berisi data-data kuantitatif.

Menurutnya, pada tahun 2019 dokumen-dokumen tersebut sudah diunggah untuk menyambut akreditasi perguruan tinggi, tetapi masa berlakunya habis pada Agustus 2020. Sehingga untuk proses pengunggahan kali ini harus melampirkan data-data terbaru di tahun 2021.

“Sebanyak 90% dari data yang diperlukan itu sudah dipenuhi. Seharusnya data sudah 100% hanya saja itu data dari tahun 2019,” ungkapnya.

Kelengkapan data itu juga dipengaruhi oleh migrasi data Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PUSTIPD) dari kampus A ke kampus B. Data yang semula lengkap menjadi hilang.

“Migrasi PUSTIPD itu memengaruhi data-data online kita, saat dicek kok tiba-tiba hilang gitu aja,” paparnya.

Seluruh data-data yang diunggah meliputi sembilan kriteria yaitu, visi dan misi, tata kelola dan kerjasama, mahasiswa yang masuk beserta prestasinya, dosen, keuangan, sarana dan prasarana, pendidikan, penelitian, pengabdian, serta Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa.

“Data-data itu kita himpun selama lima tahun terakhir,” lanjut dia.

Walaupun proses pengunggahan dilakukan semasa pandemi, menurut Indrawati, proses persiapan data-data akreditasi tidak mengalami kendala dan bisa dikendalikan.

“Kita menyiapkan data-datanya secara online dan langsung bisa diunggah ketika datanya diminta, jadi di masa pandemi ini justru mengalami peningkatan kinerja,” jelasnya.

Indrawati berharap semua kegiatan kampus, baik kegiatan akademik maupun kemahasiswaan harus didokumentasikan untuk mempermudah proses penghimpunan data di waktu mendatang.

“Harapan di tahun 2024 mendatang kita bisa mencapai predikat prestasi unggul. Kami sempat mengevaluasi diri dan salah satu syarat mencapai predikat tersebut adalah 60% dari jumlah program studi harus (berakreditasi) A, kita belum sampai setengahnya,” sampainya.

Peserta rapat saat sedang mengupload data akreditasi perguruan tinggi di website Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) terbaru. Ukhuwahfoto/Krisna Aldrin Gunawan

Wakil Rekor I Muhammad Adil dalam sambutannya menyebutkan, proses penyiapan dokumen tersebut berlangsung selama tiga bulan dan melibatkan seluruh civitas akademika UIN Raden Fatah.

“Di sini kita dibantu oleh professional leader yang dimiliki UIN Raden Fatah. Dengan rekomendasi yang mereka berikan maka kita yakin dokumen yang disusun sudah memenuhi syarat dan siap diunggah,” ungkapnya.

Di akhir sesi rapat, proses submit dokumen LED dan LKPT dilakukan oleh Wakil Rekor I dan disaksikan oleh seluruh peserta rapat yang terdiri dari perwakilan seluruh fakultas serta perwakilan LPM UIN Raden Fatah.

Reporter : Wisnu Akbar, Krisna Aldrin
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *