Tahun 2021, Dana UKMK UIN RF Tidak Cair Sebab Masih Pandemi Covid-19

Ilustrasi : Rahmat Prasetyo

UIN RF – Ukhuwahnews|Program dana Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) UIN Raden Fatah tahun 2021 tidak dapat dicairkan selama masa Pandemi Covid-19. Wakil Rektor II UIN Raden Fatah Abdul Hadi mengatakan hal itu dikarenakan pemerintah melarang adanya kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Jadi uangnya tidak keluar, karena saat ini semua kegiatan dilarang oleh pemerintah,” katanya saat diwawancarai di Gedung Rektorat UIN Raden Fatah. Senin, (09/03/2021).

Hadi menuturkan bahwa dana UKMK berasal dari Anggaran Pendapatan dan Pembelanjaan Negara (APBN) yang telah dikurangi dengan biaya gaji dan lainnya.

“Penggunaan APBN itu terbatas, ada presentasenya, berapa untuk membayar gaji dan lain-lain, baru sisanya untuk dana UKMK dan tidak semua UKMK ditanggung, yang resmi saja ditanggung. Selagi bisa bantu ya kita bantu,” ucapnya.

Hadi mengatakan, anggaran akan dicairkan ketika mengajukan kegiatan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) berupa APBN. Namun, apabila APBN tidak dapat dicairkan maka akan dikembalikan kepada negara.

“Jadi uang itu ada di pusat, ketika ada kegiatan kita ajukan ke KPPN baru uang itu bisa diambil dan kalau tidak diajukan tetap kembali ke negara dan tidak bisa diapa-apain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hadi mengungkapkan mekanisme APBN sendiri memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga tidak boleh kurang ataupun lebih, harus ada dokumen, laporan, portofolio dan kuitansi.

“Hal ini dilakukan untuk mengurangi korupsi,” ujarnya.

Selaras dengan itu, Ketua Umum UKMK Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Muhammad Julian Aji mengungkapkan, dana UKMK tidak cair sejak pengajuan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru untuk periode tahun lalu.

“Sebetulnya kami pihak Mapala bingung kemana perginya anggaran tersebut, jika berkaca dari tahun sebelumnya, sebenarnya permasalahan awal itu adalah dana awal untuk memulai kepengurusan yang baru, tapi kalau sudah berjalan biasa aja. Namun, dana itu memang dibutuhkan juga,” ungkapnya.

Aji berharap, keadaan kedepannya dapat kembali normal dan dana bantuan UKMK dapat dicairkan untuk periode baru ini.

“Untuk pihak rektorat jangan hanya menutup mata terhadap UKMK yang memang aktif walaupun ada atau tidaknya dana tersebut,” tutupnya.

Reporter : Siti Alicia, Ira Nurmaniar
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *