Sempat Diundur, PWN-PTKI Akan Dilaksanakan Awal November Mendatang

Anggota Pramuka UIN Raden Fatah
Sumber foto: Pramuka UIN Raden Fatah

UIN RF – Ukhuwahnews | Pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Islam (PWN-PTKI) berkali-kali di re-schedule lantaran melonjak naik turunnya kasus Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut juga berdampak pada kepanitian, peserta, hingga seluruh partisipan perkemahan.

Awalnya PWN-PTKI akan dilaksanakan pada 11-17 Juli lalu, namun kembali ditunda oleh Kementerian Agama RI karena melonjaknya kasus penyebaran Covid-19.

Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang Dr. Hamidah, M.Ag. mengatakan acara yang sempat tertunda setahun ini hampir batal, namun setelah didiskusikan kembali dengan segala pertimbangan, awal bulan November mendatang akan segera terlaksana.

Tidak tanggung-tanggung, dalam menyambut para tamu dan peserta yang akan hadir. Pihak UIN Raden Fatah telah menyiapkan yang terbaik untuk memfasilitasi tamu-tamu nantinya.

“Selain kendaraan, kami juga sudah mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Kota Palembang untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR) gratis dengan kuota 500 orang,” ujarnya saat diwawancarai. Jumat, (15/10/21).

Ia juga berpesan kepada anggota pramuka UIN Raden Fatah, jadilah tuan rumah yang baik, yang menyambut tamu selayaknya raja. Kerahkanlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul untuk mengimplementasikan visi dan misi yang sudah dibuat sejak awal.

“Nantinya ada semacam aplikasi yang diprogramkan oleh Kementrian Agama (Kemenag) yang dapat data kelengkapan peserta, melacak kondisi kerumunan para peserta, cepat tanggap dalam memantau bila ada peserta yang sakit, semuanya ada di aplikasi itu,” tambahnya.

Terakhir, ia meminta kepada seluruh yang terlibat dalam acara PWN-PTKI bersatu padu mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk menyukseskan acara ini.

“Ini bukan tugas Kemenag, ini bukan tugas Rektorat, tapi ini tugas kita sebagai tuan rumah UIN Raden Fatah Palembang.”

Senada dengan Hamidah, Ketua Rekakerja PWN-PTKI, Agus Salim mengatakan dengan berperannya UIN Raden Fatah sebagai tuan rumah para panitia dimohon untuk tidak mengendorkan semangat kegiatannya.

“Sudah beberapa kali perubahan jadwal, namun baru minggu-minggu kemarin Wakil Rektor III beserta pimpinan telah diskusi lewat zoom bersama Pihak Kemenag untuk penentuan tanggalnya yakni pada 9-14 November 2021,” katanya.

“Dengan tiga kali penundaan ini, tentunya bikin semangat naik turun, itu tantangannya, kita sama-sama berharap bahwa acara ini akan terlaksana tepat pada waktunya agar semua yang sudah disiapkan dengan matang bisa terealisasikan juga dengan lancar,” sambungnya.

Sementara itu, Pemimpin Golongan Pandega Pramuka UIN Raden Fatah, Fajar Kamizi mengatakan mereka sudah mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan kampus biru.

“Kita semua berharap dan menginginkan kegiatan ini berjalan dengan maksimal sesuai dengan target awal, terlepas dari dampak pandemi yang luar biasa membingungkan,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan baru-baru ini telah membentuk Tim Manajemen Resiko yang harus mengkoordinir partisipan agar bekerja lebih untuk sterilisasi dan pengetatan protokol kesehatan yang ada.

Reporter: Ellysa Meiliana, Shalsabilla Rinira Putri
Editor: M. Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *