Semi Daring, FUSHPI Adakan PBAK Fakultas Regenerasi 2021

Foto bersama pada pembukaan PBAK Regenerasi 2021 Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam di Ruang Munaqosyah pada Kamis, (19/08/2021). Ukhuwahfoto/M. Yahya Abdullah.

UIN RF – Ukhuwahnews | Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) melaksanakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Regenerasi 2021 pada Rabu, (19/08/2021) di Ruang Munaqosyah Gedung FUSPHI serta disiarkan melalui Zoom Meeting dan YouTube.

Dengan tema “Membangun Sikap Aktif, Aspiratif, Solutif dengan Iman dan Ilmu Untuk Indonesia Maju” PBAK Regenerasi ini juga dihadiri oleh Dekan serta Ketua Prodi di FUSPHI.

Ketua Pelaksana, Eko Zulfikar menyampaikan sambutannya dan menjelaskan sistem kegiatan PBAK Regenerasi 2021.

“PBAK pada tahun ini diadakan secara online dan offline atau semi daring  yang diwakili oleh 10 mahasiswa baru dari lima prodi di FUSHPI,” jelasnya.

Eko juga mengatakan tujuan diadakannya PBAK Regenerasi tahun ini agar mereka paham terhadap fakultas dimana mereka belajar.

“Agar mahasiswa baru paham bagaimana budaya di kampus mereka. Tidak hanya akademik, diharapkan mereka nanti bisa juga di luar akademik contohnya di organisasi,” ujarnya.

Eko menambahkan, PBAK Regenerasi 2021 diikuti oleh 322 mahasiswa/i baru yang berasal dari beberapa prodi.

“Prodi Aqidah Filsafat Islam berjumlah 72 orang, Prodi Ilmu Hadist 32 orang, Prodi Studi Agama-agama 38 orang, Prodi Ilmu Qur’an dan Tafsir 107 orang dan dua orang mahasiswa tahun 2020 yang belum mengikuti kegiatan PBAK Fakultas pada tahun sebelumnya,” tambahnya.

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh petugas acara dalam acara pembukaan PBAK Regenarasi 2021. Ukhuwahfoto/M. Yahya Abdullah

Sementara itu, Wakil Dekan 1 FUSHPI Paturahman mewakili Dekan FUSPHI Ris’an Rusli memberi pesan dan nasehat kepada mahasiswa/i baru agar dapat beradaptasi dengan kegiatan kemahasiswaaan UIN Raden Fatah.

“Mahasiswa baru harus berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kegiatan kemahasiswaan yang akan mendatang karena kegiatan kemahasiswaan tidak sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya,” tegasnya kepada seluruh mahasiswa/i baru.

Reporter: M. Yahya Abdullah
Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *