Semester Ganjil 2022, UIN RF Wajibkan MK Pilihan Pendidikan Kepramukaan

Ketua Gugus Depan Pramuka UIN Raden Fatah Palembang Kemas Badaruddin dan Pembina Golongan Fajar Kamri beserta jajaran pengurus tengah mengadakan rapat tentang Pendidikan Kepramukaan Wajib. Ukhuwahfoto/M. Muflih.

UIN RF – Ukhuwahnews | Tanamkan karakter kepemimpinan dan jiwa dasa dharma, UIN Raden Fatah Palembang akan mewajibkan seluruh mahasiswa ikut mata kuliah (MK) pilihan Pendidikan Kepramukaan pada Semester Ganjil 2022.

Ketua Gugus Depan Pramuka UIN Raden Fatah, Kemas Badaruddin mengatakan akan membentuk gugus wilayah di setiap fakultas, salah satu fakultas yang diwajibkan mengambil MK ini adalah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

“FITK diwajibkan memilih MK pilihan ini karena mereka merupakan calon guru, berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 bahwa setiap sekolah wajib memiliki gugus depan,” kataya saat diwawancarai pada Selasa, (08/02/2022).

Kemas mengungkapkan rencana penambahan MK tersebut akan dijalankan satu bulan sekali dengan diadakannya pelatihan kepemimpinan. Dan calon baru pramuka seperti racana atau ambala juga akan dilatih.

“Setelah berdiskusi dengan sejumlah universitas yang menjalankan program ini, dalam kurun waktu dua bulan, kami akan menyelesaikan konsep dan akan meresmikan program pendidikan pramuka ini pada bulan April,” ungkapnya.

Baca juga: Lewat Kegiatan Positif, Mahasiswa KKN UIN RF dan UMP Eratkan Tali Silaturahmi Warga Pangkalan Balai

Lebih lanjut, Kemas berharap agar kegiatan ini didukung penuh oleh pihak rektorat, sebab kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif yang dapat membangun jiwa dasa dharma kepada mahasiswa.

“Harapanya, Dekan Fakultas, Wakil Dekan I bidang akademik dan Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan yang terlibat, dapat mendukung program ini. Nantinya, kita juga bisa melakukan studi banding dengan perguruan tinggi yang sudah menjalankan program pendidikan kepramukaan,” harapnya.

Program ini juga didukung penuh oleh Ketua Dewan Racana UIN Raden Fatah Palembang, M. Bagoes Maisandy mengatakan mahasiswa perlu pengenalan karakter pramuka.

“Kami berusaha mengembalikan karakter anak bangsa yang kian merosot untuk kembali dijadikan seperti karakter pemuda di masa perjuangan dahulu, melalui metode kepramukaan. Dan semoga mahasiswa UIN memiliki karakter islami sesuai dengan visi UIN Raden Fatah Palembang,” pungkasnya.

Reporter: Imelda Melanie dan M. Muflih
Editor: Siti Alicia Zahirah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *