Perjuangan 3 Tahun Buahkan Hasil, Prodi Ilmu Hadis UIN RF Raih Akreditasi A

Foto bersama saat Asesmen Lapangan Program Studi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah di Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam pada tanggal 8 – 9 Maret 2021. IST

UIN RF – Ukhuwahnews| Program Studi (Prodi) Ilmu Hadis menjadi Prodi ke-14 yang meraih akreditasi A dengan perolehan nilai 364. Hal ini mulai ditetapkan pada 16 Maret 2021.

Kepala Prodi Ilmu Hadis, Almunadi mengatakan bahwa akreditasi ini telah dipersiapkan selama tiga tahun.

“Akhirnya di awal tahun 2021 assesment lapangannya dilakukan secara daring karena kondisi Covid-19,” ujarnya pada Kamis,(18/03/2021).

Persiapan yang dilakukan oleh tim Prodi Ilmu Hadis, kata Almunadi, lumayan panjang.
“Mulai dari mempersiapkan data-data yang harus ditulis dalam borang, dan harus mempelajari standar dalam borang,” imbuhnya.

Almunadi mengatakan, ada Tujuh standar yang harus dipersiapkan, beberapa diantaranya visi misi, bidang tata pamong dan tentang kerja sama. Selain itu, penulisan narasi di borang harus sesuai dengan data yang ada.

“Kriteria untuk mencapai A itu yang lebih utama, tulis apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis,” jelasnya.

Tak hanya itu, Almunadi sempat mengungkapkan beberapa kendala dalam melakukan pengumpulan data.

“Data bukan hanya dari yang dikerjakan Prodi namun juga dosen, seperti penelitian dalam bentuk buku/jurnal yang ditulis dosen, kemudian kegiatan yang mereka lakukan apa saja, apakah seminar dan yang lainnya serta sertifikat prestasi juga dibutuhkan dari para mahasiswa,” ujarnya.

Namun, Almunadi berharap kepada mahasiswa agar mahasiswa lebih peka kepada Prodi dan dapat meningkatkan prestasi.

“Karena Prodi itu tidak bisa menjadi baik, tidak bisa dikatakan unggul dan hebat jika mahasiswanya cuek dengan apa yang dilakukan Prodi. Oleh karena itu, mahasiswa harus tetap semangat dalam berekspresi, berinovasi dan tingkatkan prestasi bukan hanya kuliah tapi organisasi dipentingkan baik organisasi intra maupun ekstra,” harapnya.

Lanjutnya, Almunadi juga berharap agar dosen di dalam Prodi ini dapat ditambah, karena Prodi Ilmu Hadis baru memiliki tujuh dosen.

“Tidak hanya Prodi lain yang tiap tahunnya ditambah, tetapi diutamakan Prodi yang minim dosennya itu untuk ditambah,” harapnya.

Hasil penilaian akreditasi Ilmu Hadis. Doc. Prodi Ilmu Hadis

Sehubungan dengan itu, Mahasiswi Prodi Ilmu Hadis, Windy Ega Siwi mengungkapkan bahwa seluruh Civitas Akademika Prodi Ilmu Hadis ini sangat bersyukur dengan perubahan akreditasi.

“Mahasiswa dan dosen memang sangat mengharapkan perubahan akreditas ilmu hadis ini. Agar ilmu hadis tetap berjaya, tidak punah dan bisa unggul dalam kajian ilmu hadis,” jelasnya.

Ega berharap Prodi Ilmu Hadis dapat unggul se-Asia Tenggara dan dapat memperbanyak penelitian dan kajian tentang hadis.

“Harapan saya, semoga Prodi ilmu hadis bisa bergeming, melesat, unggul se-Asia Tenggara sesuai dengan visi Prodi ilmu hadis. Semoga Prodi Ilmu Hadis makin memperbanyak penelitian tentang kajian hadis dan juga mahasiswa serta alumni bisa menerapkan ilmunya di dalam masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Dinda Aprilia, Vandea Helga Fany
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *