Menolak Pemberlakuan Sistem Pengurangan UKT, Aliansi Mahasiswa UIN RF Gelar Audiensi ke Rektorat

UIN RF – Ukhuwahnews | Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah (UIN RH) Palembang menggelar audiensi bersama pihak rektorat UIN RF dengan membawa sebanyak 8 (delapan) tuntutan mahasiswa terkait pengurangan UKT. Senin, (15/2/21).  

Ketua Aliansi Mahasiswa UIN RF Muhammad Kendy menyatakan, delapan tuntutan tersebut berkaitan dengan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa.

“Seluruh tuntutan yang kami ajukan berkaitan dengan mekanisme pengurangan UKT, bagaimana pengurangan UKT tidak bersyarat, kemudian perpanjangan waktu pembayaran UKT mahasiswa,” paparnya.

Menurutnya, mekanisme pengurangan UKT pada semester genap ini berbeda dengan pengurangan UKT pada semester lalu. Beberapa perubahan tersebut ada yang mempermudah mahasiswa, tetapi ada juga yang mempersulit mahasiswa.

Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah jumlah potongan UKT. Di semester lalu, jumlah potongan UKT terbagi menjadi 3 (tiga) dengan nominal 20%, 60%, dan 80%. Sedangkan di semester mendatang nominal tersebut berubah menjadi 10%, 80%, dan 100%.

“Kita harus memikirkan bagi penerima potongan 10% itu. Jumlahnya tidak sebanding dengan apa yang kita hadapi sekarang ini, karena perekonomian kita saat ini tidak bisa ditebak,” jelasnya.

Selanjutnya Sekretaris Jendral Dewan Ekeskutif Mahasiswa UIN RF (Sekjen DEMA-U) ini menegaskan, pemberlakukan syarat pengurangan UKT tidak perlu, karena seluruh data mahasiswa UIN RF sudah tercatat di sistem.

“Seluruh data dari nomor HP orang tua sampai penghasilan sudah tercatat semua, jadi untuk apa diverifikasi lagi?” tegas dia.

Kendy berharap audiensi tersebut dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

“Ya saya berharap tuntutan itu di-aamiin-kan dan direalisasikan dengan konsekuensi yang ada dan saya juga tegaskan sekali lagi, ini pure untuk mahasiswa,” harapnya.

Audiensi tersebut dihadiri oleh pimpinan rektorat dan perwakilan dari setiap fakultas yang ada di UIN RF.

Wakil Rektor III UIN RF Dr. Hamidah menanggapi audiensi tersebut dengan memperpanjang waktu pengajuan pengurangan UKT.

“Perpanjangan waktu pengajuan pengurangan UKT diberlakukan sampai tanggal 17 Februari,” katanya melalui pesan Whatsapp pada Senin sore.

Sesuai dengan surat edaran dari rektorat dengan Nomor : B.034/Un.09/4/PP.09/2121 yang dikeluarkan pada hari itu juga. Senin, (15/2/21) dan ditandatangani langsung oleh Wakil Rektor III.

Sedangkan untuk tuntutan-tuntutan lainnya masih menunggu keputusan dari rapat pimpinan rektorat yang akan digelar dalam waktu dekat.

Reporter : Wisnu Akbar Prabowo, Rani Destari (Anggota Magang)
Editor : Yuni Rahmawati

Satu tanggapan untuk “Menolak Pemberlakuan Sistem Pengurangan UKT, Aliansi Mahasiswa UIN RF Gelar Audiensi ke Rektorat

  • 16/02/2021 pada 1:03 PM
    Permalink

    Saya juga selaku mahasiswa baru uin rf 2020beharap semoga rektorat uin bisa memikirkan faktor ekonomi para mahasiswa karena dimasa sekarang ini banyak orang tua yang mencari makan dengan bersusah payah bahkan ditambah dengan bayaran ukt yang memberatkan orang tua kami.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *