Meja SC Terbakar Pasca Rakerwil Permikomnas, Ketupel: Gak Ada Sangkut Paut

Kondisi meja pasca terbakar. Minggu, (22/8/21).
Sumber foto: ist

UIN RF – Ukhuwahnews |Terjadi insiden terbakarnya meja di Ruang Student Center (SC) Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) pasca acara Repat Kerja Wilayah (Rakerwil) Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas) pada Minggu, (22/8/21).

Menanggapi praduga tersebut, Ketua Pelaksana Rakerwil, Adi Mahendra mengatakan terbakarnya meja di ruang rapat tersebut tidak ada hubungannya dengan acara.

“Kita ga tahu itu, waktu pagi mau lanjut rapat ternyata meja sudah terbakar,” ujar mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang ini.

“Rakerwil selesai malam harinya ga ada ricuh apapun, jadi kita juga bingung apa yang terjadi usai rapat,” sambungnya.

Senada dengan Adi, salah satu anggota Permikomnas, Muhammad Arvy Januar mengatakan sejauh ini mereka masih menduga-duga saja siapa pelaku dibalik terbakarnya meja.

“Sejauh ini kita juga ga tahu siapa pelakunya, masih menduga aja. Karena yang tersisa cuma logo himpunan,” katanya.

Lebih lanjut, Arvy mengatakan agar kedepannya tidak ada kejadian yang tidak diinginkan pasca Permikomnas mengadakan Rakerwil tersebut.

“Dibakarnya meja itu seperti bentuk ancaman. Yang tersisa cuma logo saja semoga kedepannya tidak ada kejadian yang tak diinginkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum UKMK Persatuan Sepak Bola Mahasiswa dan Futsal (PSM) UIN Raden Fatah, Husni Topan mengutuk keras insiden terbakarnya meja di ruang SC itu. Dimana fungsi ruang SC ini adalah tempat pertemuan UKMK.

“Siapapun yang bakar, tidak sepatutnya melakukan hal seperti itu. Takutnya nanti bukan cuma meja tapi juga gedung SCnya,” katanya saat dihubungi pada Senin, (23/8) malam.

“Pihak yang rugi kan pasti banyak, bukan cuma kita yang tinggal di gedung UKMK saja,” pungkasnya.

Reporter: M. Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *