Launching Pembinaan BTA, Dekan FDK Ungkapkan Kepentingan Sertifikasinya

UIN RF – Ukhuwahnews |Setelah sukses meluncurkan Pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) pada Kamis, (2/9/2021). Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Dr. Achmad Syarifuddin, MA. mengungkapkan kepentingan sertifikasi dalam Program BTA ini.

“Seluruh mahasiswa FDK harus memiliki soft skill dalam bidang membaca dan menulis Al-Qur’an,” ujarnya. Kamis, (2/9/2021).

Ia mengatakan semua mahasiswa harus memiliki sertifikat BTA itu. Namun ia pun memohon, sertifikasi tersebut jangan dijadikan sebagai formalitas saja, mahasiswa harus benar-benar menguasai bidang baca dan tulis Al-Qur’an yang akan bermanfaat untuk kedepannya.

“Target utama kami, semua mahasiswa tidak ada lagi yang tidak bisa baca tulis Al-Qur’an, karena untuk perkara duniawi pun perlu, misalnya untuk tes CPNS dan sebagainya,”

Tak hanya itu, Achmad telah menyiapkan strategi dalam program sertifikasi BTA ini yaitu, Placement Test yang akan mengelompokan bacaan mahasiswa dalam ketegori baik, cukup baik, dan perlu perhatian khusus.

“Strategi yang kami lakukan ialah Placement Test, nanti kami akan mengidentifikasi para mahasiswa, kemudian kami kelompokkan dalam tiga kategori,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Divisi Keagamaan FDK Anang Walian, MA. Hum. mengatakan mahasiswa perlu tahu dan sadar bahwa mereka membutuhkan sertifikasi BTA ini untuk melengkapi syarat administrasi.

“Sertifikat BTA ini sendiri sangat penting untuk melengkapi syarat administrasi kelulusan seperti KKN, ujian munaqosyah, magang, dan sebagainya,” tuturnya.

Anang mengatakan bahwa dengan diadakannya launching program ini, dapat memotivasi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sedini mungkin. Bagi mahasiswa yang tahun lalu belum lulus, berkesempatan untuk ikut ditahun berikutnya.

“Harapannya semoga ada peningkatan kualitas baca dan tulis Al-Qur’an, mudah-mudahan juga mahasiswa bisa lebih intens dan semangat dalam mengikuti perkuliahan, karena syarat untuk lulus dari UIN Raden Fatah ini wajib memiliki sertifikat BTA dan memang harus bisa mengaji,” tutupnya.

Reporter: Elyssa Melani
Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *