Kuliah Daring Berlanjut, Civitas Akademika UIN RF Kembali Keluhkan Kendala Ini

Proses pembelajaran kuliah daring melalui aplikasi Zoom. Ukhuwahfoto/ IST

UIN RF – Ukhuwahnews| Memasuki tahun akademik baru UIN Raden Fatah tetap menerapkan sistem perkuliahan jarak jauh atau Dalam Jaringan (Daring) berdasarkan surat edaran Kementrian Agama (Kemenag) Nomor B-3095/DJ.1/12/2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2020/202, hal ini menyebabkan mahasiswa kembali mengeluhkan masalah sinyal.

Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Dinul Akbar mengatakan bahwa kendala perkuliahan secara daring dirasakan oleh semua pihak, baik dosen maupun mahasiswa.

“Kendala perkuliahan daring ini sendiri ada dari sisi dosen dan mahasiswa, untuk dosen sendiri cukup kesulitan memberikan serta menjelaskan berbagai teknik perhitungan kemudian dari sisi mahasiswa sendiri ialah minim memberi tanggapan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dinul juga menyarankan bagi para mahasiswa yang merasa selalu terganggu sinyal ketika kuliah, untuk kembali ke kota Palembang.

“Sebab kemasan kuliah saat ini adalah online, maka diperlukan kualitas jaringan yang baik untuk kelancaran sistem belajar,”

Merespon hal tersebut, salah satu Mahasiswi Prodi Hukum Keluarga Islam Delia Ana Belia mengatakan bahwa kuliah daring itu sangat menyulitkan, berbeda dengan kuliah offline.

“Menurut saya kuliah daring itu sangat menyulitkan karena sering terkendala dengan jaringan sehingga pada saat dosen menjelaskan materi tidak seluruhnya dapat dipahami dengan mudah. Berbeda dengan kuliah tatap muka yang dilaksanakan di kampus mahasiswa bisa dengan mudah memahami apa yang dijelaskan oleh dosen tanpa terputus oleh jaringan,” tegasnya.

Delia berharap, Corona dapat cepat berlalu sehingga perkuliahan bisa dilaksanakan secara tatap muka dan tidak ada keterbatasan mahasiswa dan dosen dalam berinteraksi.

“Harapan saya, semoga pandemi cepat berakhir sehingga proses perkuliahan cepat kembali seperti semula, sehingga tidak ada keterbatasan mahasiswa dalam berinteraksi dengan dosen saat proses pembelajaran,” pungkasnya.

Reporter : Wiardini, M. Imron
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *