Kompetensi Guru, Salah Satu Problematika Pendidikan di Indonesia

Ilustrasi : M. Reza Arya Pramoedya

UIN RF – Ukhuwahnews| Pendidikan adalah suatu proses pembentukan karakter untuk mencetak generasi bangsa yang bermutu. Namun, Pendidikan di Indonesia belum dapat dikatakan maksimal karena adanya masalah-masalah terkait pendidikan yang belum terselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Program Studi Pendidikan Fisika Muhammad Win Afgani mengatakan bahwa hampir pada semua aspek pendidikan punya problematika.

“Mulai dari sarana dan prasarana yang tidak merata, begitu juga tenaga kependidikannya yang belum professional sesuai bidang yang dibutuhkan di lembaga pendidikan,” ujarnya.

Bahkan sejak adanya Pandemi Covid-19, Afgani mengatakan bahwa tidak ada masalah baru dalam pendidikan, karena tenaga pendidik atau guru seharusnya sudah memiliki kemampuan untuk memberikan pembelajaran secara online, tapi ternyata masih banyak yang belum bisa mengoperasikan komputer.

“Siswa kita sudah terbiasa dengan gadget, tetapi guru tidak mencoba mengintegrasikannya dalam pembelajaran, malahan masih suka cara tradisional. Akibatnya, guru seperti tidak bisa beradaptasi dengan pembelajaran secara online,” sambungnya.

Selaras dengan pernyataan di atas, Guru Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Kairo Anggun Primadona berpendapat sama bahwa problematika pendidikan ada pada kompetensi guru dan pemerintah yang masih kurang perhatian terhadap kesejahteraan para tenaga pendidik.

“Sekarang banyak guru yang asal jadi saja, mereka kurang memaknai bahwa guru adalah profesi yang berat, mulia, serta penting,” ujarnya.

Anggun mengatakan, bahkan sekolah swasta yang mumpuni juga terdapat kesulitan dalam mendidik siswanya.

“Dikarenakan saya mengajar di sekolah swasta yang notabene orang yang berkecukupan, sangat sulit dalam memotivasi anak untuk belajar dikarenakan mereka sudah terbiasa dimanja,” ujarnya.

Terakhir, Anggun berharap agar guru di Indonesia dapat berkompetensi dan mendidik dengan hati.

“Semoga guru di Indonesia bisa lebih berkompetensi dan mendidik dengan sepenuh hati,” tutupnya.

Reporter : Shalsabilla Rinira Putri, Annisa Meydiani
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *