KKN ke-78 UIN Raden Fatah Akan Diadakan di Dua Kota

Suasana pemberangkatan peserta KKN ke-77 di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang pada Rabu (13/07/2022). Ukhuwahfoto/Bagus Rizki.

UIN RF – Ukhuwahnews | Setelah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-77 di Kota Prabumulih pada Juli lalu, UIN Raden Fatah (UIN RF) Palembang akan kembali mengadakan KKN di dua kota, yaitu Muara Enim dan Lahat. Kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan pada Januari mendatang.

Kepala Sub Bagian Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kepada Masyarakat (Kasubag LP2M) UIN Raden Fatah, Riza Pahlevi mengatakan alasan lokasi KKN ke-78 diadakan di dua kota karena Muara Enim hanya memiliki 22 kecamatan.

“Mengapa kami memilih dua kota karena Muara Enim itu kecil hanya memiliki 22 kecamatan. Jadi selebihnya nanti akan KKN di Lahat,” ujarnya saat diwawancarai di ruangannya pada Selasa (08/11/2022).

Lebih lanjut, Riza mengatakan apabila lokasi KKN di Muara Enim dan Lahat sudah terpenuhi, kemungkinan akan ada peserta yang ditempatkan di Kota Palembang.

“Hingga saat ini kurang lebih ada 3000 peserta KKN yang telah mendaftar, yang terdiri dari angkatan 2019 dan 2020,” paparnya.

Namun, untuk jumlah peserta KKN yang akan diberangkatkan, Riza mengatakan hal itu baru dapat dipastikan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

Baca Juga: Agenda Tahunan, Prodi PIAUD Adakan Lomba untuk Anak Usia Dini

“Karena kita kan belum dapat RKA tahun 2023, jadi belum tahu berapa dana yang nantinya disediakan untuk KKN ke-78 ini,” jelasnya.

Pada kegiatan ini juga, Ia menambahkan pihak UIN RF akan memperpanjang kontrak MoU dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim dalam program Sarjana Bina Desa (SBD).

“Selain akan melaksanakan KKN, di Muara Enim juga terdapat SBD yang nantinya untuk mahasiswa asli Muara Enim dan sekitarnya akan ditugaskan di kantor kecamatan selama satu tahun. Setiap kecamatan ada satu orang, berarti akan ada 22 alumni yang sudah dikontrak selama satu tahun, ” terangnya.

SBD 2022 merupakan kegiatan dari LP2M yang anggotanya terdiri dari alumni UIN RF yang berasal dari Muara Enim. Setiap alumni akan ditempatkan di satu kecamatan yang ada di Muara Enim. Para alumni tersebut sudah dikontrak selama satu tahun untuk bertugas disana.

Terkait pelaksanaan KKN, Riza menyatakan KKN ke-78 ini akan dilaksanakan di pertengahan bulan Januari sampai pertengahan Februari tahun 2023.

“KKN ini akan dilaksanakan selama 40 hari dan bagi mahasiswa yang mengundurkan diri pada KKN ke-78 maka mereka tidak bisa mengikuti KKN ke-79. Jadi, harus menunggu sampai KKN ke-80,” ungkapnya.

Sebelumnya, Riza bercerita bahwa KKN ke-77 di Kota Prabumulih lalu terdapat banyak calon peserta KKN yang mengundurkan diri setelah mendaftar. Kata Riza, bagi mereka yang mengundurkan diri tersebut tidak bisa untuk mengikuti KKN ke-78 tetapi harus menunggu hingga dua KKN berikutnya, yaitu KKN ke-79.

Sedangkan untuk hambatan dalam mempersiapkan KKN ini, Riza mengungkapkan ada banyak kendala yang mereka hadapi, salah satunya masalah pendanaan.

“Kami harus menutupi dana terlebih dahulu karena pencairan dana ini setelah kegiatan. Kalau kita tidak pintar-pintar me-manage dan mencari dana, maka KKN tahun ini tidak akan terlaksana dengan baik. Jadi, kita harus mencari pihak ketiga yang bisa membantu kegiatan ini,” ujarnya.

Terakhir, ia berharap untuk semua mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN ke-78 ini dapat melaksanakannya dengan baik dan mendapatkan nilai A.

“Intinya semoga mahasiswa bisa melaksanakan KKN dengan baik dan bisa menerapkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat saat melaksanakan KKN di kampung halaman sendiri,” tutupnya.

Reporter: Aisyah Safitri
Editor: Annisa Dwilya Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *