KKN ke-76 di Kabupaten Banyuasin, UIN RF Sosialisasikan Mahasiswa

Suasana Sosialisasi dan Pembekalan KKN ke-76, yang diisi oleh Ketua LP2M Dr. Prof. Paisol Burlian di Academic Center pada Selasa, (04/01/22). Ukhuwahfoto/Wisnu Alfin.

UIN RF – Ukhuwahnews | 2000 mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang menghadiri Sosialisasi dan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-76 yang mengusung tema “Moderasi Beragama dan Pengembangan Budaya Islam Melayu”. Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan di Gedung Academic Center. Selasa (04/01/22).

Wakil Rektor I, Dr. Muhammad Adil menyampaikan bahwa pemilihan tema moderasi beragama dan pengembangan budaya islam melayu ditujukan untuk melanjutkan misi dari Kementrian Agama (Kemenag) RI mengenai moderasi beragama.

“Selain melanjutkan misi Kemenag RI, tema ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik baik dari segi politik, budaya, dan agama di Kabupaten Banyuasin serta di harap agar KKN ini akan memberikan ilmu yang bermanfaat,” ungkapnya.

Baca juga: Viral Unggahan Uang Palsu di ATM, Apa yang Harus Dilakukan?

Kegiatan kali ini turut dihadiri oleh Pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) yaitu, Ketua Prof. Dr. Paisol Burlian, M.Hum, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Budiman, Ph.D, Psy, Analis Arsiparis Riza Pahlevi, S.Ag., M.M dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Ketua LP2M Prof. Dr. Paisol Burlian mengatakan 2000 mahasiswa dari berbagai fakultas serta Prodi di UIN Raden Fatah Palembang akan ditempatkan di 150 desa yang tersebar pada 10 kecamatan dalam kabupaten Banyuasin.

“Kegiatan KKN ini akan berlangsung selama 40 hari terhitung sejak tanggal 10 Januari hingga 20 Februari 2022 dan untuk peserta KKN tahun ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2018 sampai 2019,” katanya.

Di akhir, Paisol mengucapkan selamat untuk seluruh peserta KKN dan menghimbau untuk tetap memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes), walaupun saat ini Pemerintahan Kabupaten Banyuasin sudah berstatus zona hijau.

Sementara itu, Mahasiswi  Pendidikan Bahasa Arab Eva Adila mengungkapkan, selama mengikuti sosialisasi dan pembelakan KKN, ia mendapatkan informasi dan ilmu baru.

“Meski saya sedikit telat, saya mendapatkan ilmu mengenai gender, cara memimpin tahlil, cara memimpin yasinan, mengetahui peraturan yang ditetapkan selama kegiatan KKN dan perkenalan mengenai wilayah Banyuasin,” pungkas mahasiswi semester lima tersebut.

Reporter: Siti Alicia Zahirah
Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *