FITK UIN RF Luluskan 544 pada Yudisium ke-81

Sejumlah mahasiswa berprestasi dalam Yudisium ke-81 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF di Gedung Academic Center, Kamis (23/06/2022). Ukhuwahfoto/Krisna Aldrin Gunawan.

UIN RF – Ukhuwahnews | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang meluluskan 544 mahasiswa pada Yudisium ke-81 di Gedung Academic Center, Kamis (23/06/2022).

Yudisium kali ini meluluskan 544 mahasiswa yang berasal dari kalangan Strata 1 (S1) dan Magister (S2). Dalam kegitan ini terdapat sejumlah mahasiswa yang berprestasi di bidangnya masing-masing, seperti Presetasi Akademik 10 mahasiswa, Prestasi Non Akademik 11 mahasiswa dan Aktivis 14 mahasiswa.

Dekan FTIK, Abdullah mengatakan lulus bukan berarti berhenti untuk belajar. Katanya, walaupun ketika sudah bekerja tetap harus belajar.

“Walaupun sudah lulus, bukan berarti kita berhenti belajar. Kita akan tetap belajar walaupun kita semua nanti sudah bekerja,” katanya ketika memberikan sambutan.

Lebih lanjut, Abdullah mengatakan, setelah lulus agar mahasiswa menjadi guru yang profesional.

“Jadilah guru-guru profesional yang memiliki reputasi yang bagus dan tetap menjaga hubungan dengan almamater,” ujarnya.

Baca Juga: Yudisium ke-39, FDK Luluskan 203 Mahasiswa

Di tempat yang sama, lulusan terbaik Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Muhammad Yusuf mengatakan tidak menyangka mendapatkan predikat tersebut. Menurutnya, terdapat banyak pesaing untuk mencapai prestasi itu.

“Sebenarnya tidak menyangka terpilih sebagai lulusan terbaik, karena ada banyak pesaing yang mungkin lebih berprestasi. Saya sangat merasa senang dan bangga ketika berkuliah lulus tepat waktu dengan predikat yang terbaik,” tuturnya.

Dalam melaksanakan kuliah, lanjut Yusuf, Ia mengatakan untuk menyegerakan dan berkomitmen dalam mengerjakan tugas akhir. Ia berpesan, jangan menunda-menunda dalam menyelesaikan tugas yang diberikan dosen.

“Karena menurut saya, semua itu tergantung dari diri sendiri. Karena ketika berusaha menulis dan mengerjakan tugas itu adalah tanggungjawab. Kita harus bersungguh-sungguh dalam mengerjakannya. Jika ada waktu, maka kerjakan. Jangan menunggu waktu luang, tapi luangkan waktu untuk menulis tugas akhir,” tutupnya.

Reporter: Niken Putri Ayu
Editor: Annisa Dwilya Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *