Read Time:2 Minute, 7 Second
Foto bersama narasumber kuliah dosen tamu dan civitas akademika FISIP UIN RF Palembang di Aula Auditorium FISIP Lantai satu, Kamis (22/08/2024). Ukhuwahfoto/Dwi Reynaldi.

UIN RF – Ukhuwahnews | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) menyelenggarakan kuliah dosen tamu dengan tema “Etika dan Kejujuran Akademik di Kalangan Mahasiswa” di Aula Auditorium FISIP Lantai satu, Kamis (22/08/2024).

Dekan FISIP UIN RF, Izomiddin dalam sambutannya mengatakan tema kali ini adalah tentang etika dan kejujuran yang mana adalah hal terpenting di dalam kehidupan.

“Orang yang berhasil adalah orang yang jujur, baik jujur pada diri sendiri, tugas ataupun tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan selamat datang kepada narasumber dan mahasiswa baru 2024.

“Kepada adik-adik mahasiswa baru silakan ikuti kegiatan ini dengan baik. Perhatikan dengan penuh perhatian agar dapat memahami dengan baik, mudah-mudahan anda semua akan sukses,” pesannya.

Baca juga: Awal Pembelajaran Mahasiswa Baru, FISIP UIN RF Adakan Kuliah Iftitah

Kepala Unit Penjaminan Mutu FISIP Universitas Padjajaran, Rd Ahmad Buchari menuturkan faktor-faktor yang memengaruhi pelanggaran etika kejujuran Akademik.

“Tekanan Akademik yang tinggi, kurangnya pemahaman tentang etika, kurangnya pengawasan, dan pengaruh lingkungan dapat memicu pelanggaran etika kejujuran Akademik,” ujarnya saat penyampaian.

Ia juga menyebutkan beberapa upaya yang dapat mencegah pelanggaran etika kejujuran Akademik di Kampus.

“Pencegahan pelanggaran etika kejujuran akademik dapat dilakukan melalui pendidikan etika, sosialisasi kode etik, pengawasan yang ketat, dan penciptaan budaya akademik yang berintegritas,” tuturnya,

Di tempat yang sama, Psikologi Klinis dan Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Naeila Rifatil Muna juga menyebutkan pelanggaran Etika Akademik yaitu plagiarism, misrepresentation, cheating.

Plagiarism ialah perbuatan sengaja atau tidak sengaja mengutip sebagian, seluruh karya ilmiah pihak lain. Kemudian misrepresentation mengutip tidak lengkap sehingga memberikan arti yang keliru dan cheating perbuatan curang meminta bantuan kepada oran lain untuk tugas, menyalin tugas teman, nyontek, ngepek,” sebutnya saat pemaparan materi.

Ia juga menjelaskan macam-macam pelanggaran etika perilaku yaitu misrepresenting, facilitation dan perilaku asusila.

Misrepresenting ialah seperti memalsukan nilai, tanda tangan, cap, doukumen, kemudia facilitation ialah membantu orang untuk melakukan kecurangan dan perilaku asusila yaitu pelecehan, perundungan, abuse, penyalahgunaan kekuasaan, perilaku etis dalam hubungan serta pelanggaran privasi,” jelasnya.

Terakhir, ia menambahkan bagaimana cara interaksi etik di kampus relasi sehat non toksic.

“Bisa di mulai dari menghormati dan respek pada semua, memberi salam pada yang ditemui senyum tidak mahal, permisi pada saat datang dan pulang, sabar dengan respon yang tidak cepat, jangan buru-buru menarik kesimpulan, bertanya bila tidak paham, bersikap baik dan profesional sebagai Civitas Akademik,” pungkasnya.

Reporter: Imelda Melanie Agustin

Editor: Marshanda

About Post Author

Marshanda

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Awal Pembelajaran Mahasiswa Baru, FISIP UIN RF Adakan Kuliah Iftitah
Next post Foto: Aksi Demonstrasi Ratusan Mahasiswa Sumsel Tolak RUU Pilkada