FDK Luluskan 129 Mahasiswa Pada Yudisium ke-37

Penyematan gordon kalung wisuda oleh Dekan FDK Achmad Syarifuddin kepada salah satu wisudawati yang didampingi oleh orangtuanya. Kamis, (9/12/21). Ukhuwahfoto/ Wisnu Alfin

Palembang – Ukhuwahnews | Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Raden Fatah melangsungkan Yudisium ke-37 pada Kamis, (9/12/21) siang tadi. Acara yang diadakan di Hotel Aston Palembang ini meluluskan 129 mahasiswa FDK dengan tema “Melalui Yudisium Ke-37 Ini Kita Lepas Sarjana yang Profesional di Era 5.0”.

129 mahasiswa tersebut meliputi, 30 mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 42 Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), 19  Jurnalistik, 21 Manajemen Dakwah (MD), dan 17 Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).

Dalam sambutannya, Dekan FDK, Achmad Syarifudin mengucapkan terima kasih kepada orang tua mahasiswa yang telah mempercayai anaknya berkuliah di fakultas tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih, senang dan turut bersuka cita terkhusus pada orang tua alumni karena mempercayakan anak-anaknya berkuliah di FDK ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Achmad Syarifudin mengatakan, apa yang telah dilakukan wisudawan ini tidak berjalan dengan begitu saja.

“Apa yang dialami oleh mahasiswa sekalian bukan tidak berjalan secara mulus dan senang saja. Kami pun dalam membina, berkomunikasi dan berinteraksi dengan mahasiswa juga ada suka dan dukanya,” lanjutnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Wakil Rektor III, Hamidah berharap mahasiswa mampu menempatkan dirinya ke tengah masyarakat, ia juga yakin bahwa para sarjana mampu menerapkan ilmu-ilmu dakwahnya dengan baik.

“Potensi akademik mahasiswa harus dikembangkan. Saya yakin nantinya akan sukses, karena sumber daya manusia di fakultas dakwah ini kuat,” ujarnya.

Ia meminta kepada para lulusan wisuda FDK ini agar menjadi alumnus yang berkualitas di tengah masyarakat.

Baca Juga: Piala AFF: Indonesia dan Julukan Spesialis Runner Up

Sementara itu, salah satu mahasiswa lulusan terbaik BPI, Haryono mengucapkan terimakasih kepada orangtua, karena berkat doa, usaha dan motivasi mereka ia dapat dinobatkan menjadi mahasiswa berprestasi.

Masyallah, saya sangat bahagia dan senang. Setiap melakukan sesuatu, harus diiringi dengan doa dan ridho orangtua. Karena ridho Allah juga berasal dari ridho orangtua dan murka Allah murka orangtua,” tuturnya.

Haryono turut mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan seperjuangan yang saling menguatkan dikala semangat berkuliah menurun.

“Tetap semangat, karena akan wisuda pada waktunya. Sabar saja ketika ada dosen yang sulit dihubungi,” tutupnya.

Reporter : Elyssa Meilyana, Desi Sari Cahyani
Editor: M. Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *