Dosen MPI UIN RF Lauching Serta Bedah Buku Bersama Pusda Sumsel

Pemberian plakat oleh Wanda Lesmana (kanan) selaku Penerbit Aksara Pena kepada Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). sebagai pemateri dalam launching dan bedah buku di perpustakaan daerah (Pusda) Palembang, Selasa (21/06/22). Ukhuwahfoto/Annisa mediani.

UIN RF – Ukhuwahnews| Dosen Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Arwan menggelar kegiatan bedah buku sekaligus launching buku hasil tulisannya yang berjudul “Sukses Memimpin Sekolah” di Perpustakaan Daerah (Pusda)Sumatera Selatan (Sumsel) pada Selasa, (21/06/2022).

Arwan, mengatakan pendidikan dapat mengembangkan kemampuan dan membentuk watak di setiap peradaban bangsa guna mencerdaskan kehidupan negara.

“Pengembangan potensi peserta didik ini dapat menjadikan manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu bercakap, serta menjadi pribadi bertanggung jawab,” katanya.

Selain itu Arwan mengingatkan dalam memilih kepala sekolah harus mencakum tiga aspek, yaitu sebagai figur penggerak kepentingan sekolah untuk mencapai tujuan sekolah, sebagai guru sekaligus tempat bergantungnya harapan masyarakat, dan bertanggung jawab atas kemajuan sekolah.

“Dalam memilih kepala sekolah ada tiga hal yang harus dipertimbangkan pertama, dapat menjadi figur penggerak sekolah. Kedua, sebagai guru atau tenaga pengajar dan terakhir memiliki rasa tanggung jawab besar,” jelasnya.

Buku hasil tulisan dosen MPI ini diterbitkan melalui Penerbit Aksara Pena berbeda dengan pembedah buku ini yang dilakukan Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel, Fitriana yang kali ini diwakilkan oleh Kepala Bidang Deposit KeuanganPerpustakaan Sumsel, Dewi Kencana serta Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Abdulah Idi.

Baca juga: Lewat Kuliah Dosen Tamu, Prodi Ilkom Ajak Bijak Bermedia Sosial

Di sisi lain, Dewi mengungkapkan bahwa saat pengelolaan buku itu pasti tidak mudah, diperlukan waktu yang sangat panjang bagi pustakawan dalam menyeleksinya.

“Untuk satu buku saja itu lama menyeleksinya, karena itu kami ingin penerbit daerah bisa membuatkan katalog buku dengan mencantumkan tahun terbit dan International Standard Book Number (ISBN), sebagai dasar pembelian buku,” ungkapnya.

Dewi melanjutkan, proses pengadaan buku di Pusda dari terakhir dilakukan tiga tahun lalu, dan untuk buku ini sendiri bisa dilakukan pembelian.

“ Berbeda jika ternyata buku ini banyak di pakai walaupun sudah terlihat lama, kita bisa mengajukan pembelian,” tuturnya.

Selain itu, Abdulah Idi mengatakan tidak semua orang menjadi pemimpin itu sukses tetapi orang lain yang bisa menilai sukses atau tidaknya diri kita.

“Memang orang lain yang menilai, tetapi ditunjuk menjadi seorang pemimpin itu patutnya bukan memintah tapi dipinta” ujarnya.

Selaras dengan itu, mahasiswa Prodi MPI semester 4, Evitasari merasa bangga bisa tergabung di antara orang-orang hebat yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas.

“Saya berharap suatu saat nanti  tidak hanya menjadi penonton saja tetapi saya juga bisa ikut terlibat dalam acara yang luar biasa itu. Karena menurut saya orang hebat  adalah orang yang berani untuk tampil dan bukan hanya menjadi seorang penonton saja,” pungkasnya.

Reporter: Annisa Meidiani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *