Dekan FDK dan Sekertaris KPI Ikuti Kompetisi BOPTN

Proses pemaparan materi Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi dan Sekretaris Komunikasi dan Penyiaran Islam.
sumber foto: FDK UIN Raden Fatah

UIN RF – Ukhuwahnews | Dekan Fakultas Dakwah (FDK) dan Sekretaris Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Raden Fatah Palembang ikuti kompetisi Penelitian Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) tahun 2021.

Acara tersebut dilaksanakan secara online bersama Kementrian Agama Republik Indonesia pada Rabu, (18/08/21) kemarin dengan melibatkan Dr. Hasbullah, M.Si sebagai narasumber.

BOPTN merupakan sumbangsi pemerintah yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (ABPN). Dana tersebut akan dialokasikan untuk Perguruan Tinggi Negeri guna menutup kekurangan biaya operasional akibat pembatasan sumbangan pendidikan Perguruan Tinggi Negeri.

Dalam kompetisi tersebut Achmad Syarifudin selaku Dekan FDK dan Muhammad Randicha Hamandia sebagai Sekretaris KPI menjadi perwakilan UIN raden Fatah Palembang. Mereka memaparkan proposal penelitiannya dengan judul Penguatan Prodi KPI dan Alumni  dalam Menghidupkan Peran Da’i di Kota Palembang.

Pada presentasinya Dekan FDK Achmad Syarifudin  mengatakan, pentingnya kerjasama antara alumni dan prodi untuk menghidupkan peran da’i di Sumatera Selatan. Sebab, saat ini banyak orang yang menjadi da’i dadakan tanpa memahami materinya.

“Sehingga kesannya isi bukanlah hal yang penting, untuk itu perlu pembinaan terhadap da’i tersebut agar tidak salah dalam penyampaiannya kepada khalayak ramai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekertaris KPI Muhammad Randicha Hamandia menambahkan kasus da’i dadakan seperti ini perlu penyaringan yang benar untuk memberikan pemahaman yang kurang tepat.

“Mungkin kita bisa mencoba program sertifikasi kompetensi untuk da’i seperti yang ada di Malaysia dan Brunai,” tambahnya.

Achmad Syarifudin  dan Muhammad Randicha Hamandia berharap agar hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam menangkap peran da’i di Sumatera Selatan.

Disisi lain, Reviewer Kementrian Agama Republik Indonesia Hasbullah mengatakan akan memberikan catatan perbaikan untuk proposal yang sebetulnya agar banyak mendapat pujian.

“Saya harap catatan ini dapat menambah semangat peneliti untuk memperbaiki kualitas proposalnya agar berguna bagi bayak orang,” tutupnya.

Ril/ FDK UIN Raden Fatah
Editor: Siti Alicia Zahira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *