Besok Pemira UIN RF, KPUM Gelar Pencoblosan Offline

Logo Kotak Suara 01 – kpu-klatenkab.go.id
Ilustrasi

UIN RF – Ukhuwahnews | Detik-detik menjelang Pemilu Raya (Pemira) 2021 UIN Raden Fatah (RF) Palembang, Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UIN RF melakukan berbagai persiapan untuk menggelar pencoblosan yang diadakan offline besok, 23 Juni 2021.

Ketua KPUM UIN RF, Fahmisi mengatakan bahwa pencoblosan akan dilaksanakan di Lapangan basket dan sepak bola UIN RF. Dengan dua pasangan calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa yang diusung oleh dua partai yaitu, Rijalul Ghad dan Laskar Ulul Albab.

“Kami sudah melakukan pesiapan untuk pencoblosan pada tanggal 23, tepatnya pukul 08.00 WIB,” ujar Fahmisi.

Fahmisi mengungkapkan bahwa KPUM UIN RF juga sudah bekerja sama dengan KPU Kota Palembang dan Satgas covid-19.

“Kami juga sudah bekerja sama dengan KPU Kota Palembang untuk meminjam kotak suara dan sudah meminta izin kepada satgas covid-19 terkait penyelenggarannya di tengah pandemi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Fahmisi menjelaskan bahwa Pemira 2021 ini belajar dari pengalaman pemilu universitas lain agar tidak terjadi kecurangan.

“Kami mengambil evaluasi dari universitas lain, karena terjadi banyak kecurangan dalam pemilihan. Maka, kami akan melaksanakan pemilu ini secara offline untuk mencegah terjadinya kecurangan dan menyebabkan konflik. Jadi kami mengambil solusi yang terbaik untuk kampus kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, syarat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah dengan membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM atau Kartu Hasil Studi (KHS) dan merupakan mahasiswa/i aktif angkatan 2016 hingga 2020 UIN RF Palembang.

“Untuk Angkatan 2016 keatas, sudah tidak diperkenankan untuk ikut andil dalam pemilihan umum ini,” tegasnya.

Sementara itu keputusan KPUM UIN RF untuk mengadakan pencoblosan secara offline menyebabkan mahasiswa yang di daerah tidak dapat mengikuti pencoblosan.

Salah satunya, Yoyon Antoni, Mahasiwa Prodi Pendidikan Bahasa Arab mengatakan, ia akan menerima apapun hasilnya, dikarenakan ia berhalangan untuk berpartisipasi.

“Karena pandemi ini, apa boleh buat kami yang di daerah menerima saja hasil siapapun yang terpilih nanti,” pungkasnya.

Reporter : Shalsabilla Rinira Putri
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *