Adanya Fasilitas Edukatif, Harusnya Tumbuhkan Minat Baca

Salah satu pengunjung menjadi juru foto bagi pengunjung lain. Pada Sabtu malam, (29/01/2022). Ukhuwahfoto/Bagus Rizki Fadillah.

UIN RF – Ukhuwahnews | Upaya meningkatkan minat baca masyarakat khususnya anak muda, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menambah fasilitas edukatif di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) yaitu Pojok Baca Digital. Fasilitas ini diresmikan oleh Duta Literasi, Walikota Palembang dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Sabtu sore, (29/01/2022).

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan dengan adanya Pojok Baca Digital tersebut untuk mendukung minat baca masyarakat sekitar.

“Taman Area Publik Monpera dibuat sebagai sarana edukatif dengan memberi fasilitas Pojok Baca Digital yang dapat mendukung minat baca masyarkat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Nur Syafitri mengatakan adanya Pojok Baca Digital ini menandakan bahwa Kota Palembang sudah berkembang mengikuti era digitalisasi saat ini.

“Itu merupakan salah satu upaya Pemkot Palembang untuk meningkatkan minat baca masyarakat, baik dari kalangan dewasa maupun anak-anak. Adanya Pojok Baca Digital ini berarti Palembang mulai berkembang mengikuti era digitalisasi yang tengah marak,” katanya saat diwawancarai pada Jumat, (04/02/2022).

Mahasiswi semester empat ini juga menambahkan, masyarakat Kota Palembang harus lebih terbuka dengan ilmu pengetahuan.

“Dengan adanya Pojok Baca Digital tersebut, sebaiknya masyarakat Palembang lebih terbuka dengan ilmu pengetahuan yang berkembang dan dapat lebih meningkatkan minat baca,” lanjutnya.

Baca juga : Taman Sekanak Lambidaro, Upaya Pemkot Kembalikan Julukan ‘Venesia dari Timur’

Hal ini juga disoroti oleh Dosen Ilmu Perpustakaan UIN Raden Fatah, Misroni sependapat dengan tujuan disediakannya Pojok Baca Digital. Menurutnya, fasilitas ini bisa menumbuhkan literasi masyarakat Kota Palembang.

“Selain menjadi icon Kota Palembang dan tempat wisata, masyarakat lokal maupun non-lokal tidak hanya dapat menikmati keindahan Monpera dengan berswafoto, melainkan juga bisa menumbuhkan minat baca masyarakat terutama anak muda,” tuturnya.

Lanjutnya, ia juga menyoroti minat baca mahasiswa UIN Raden Fatah. Sebab, masih banyak mahasiswa yang mengunjungi perpustakaan hanya karena kewajiban penelitian.

“Sebenarnya sudah menyediakan fasilitas serupa, seperti gazebo, taman dan perpustakaan di Kampus B yang diharapkan dapat menumbuhkan minat baca mahasiswa. Namun, mahasiswa seringkali terlena karena adanya media sosial seperti, TikTok, Instagram, YouTube dan lainya yang dapat membuat mahasiswa lupa dengan membaca,” imbuhnya.

Terakhir, Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh kampus untuk menumbuhkan minat baca.

Reporter : Imelda Melanie Agustin
Editor : Annisa Dwilya Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *