15 Mahasiswa Fakultas Saintek Yudisium Secara Luring

Foto bersama mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) serta dekan dan jajarannya di Auditorium Fakultas Saintek pada Kamis, 24 Juni 2021. Ukhuwahfoto/Elyssa Meiliani.

UIN RF – Ukhuwahnews | Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) melaksanakan yudisium yang ke-16 secara luring di Auditorium Fakultas Saintek Kampus B, Jakabaring. Kamis(24/06/2021).

Yudisium ini dihadiri oleh Dekan Sains dan Teknologi, Wakil Rektor 1, Staff pegawai dan dosen, orangtua peserta, serta para tamu undangan lain yang turut berbahagia.

Tahun ini Fakultas Saintek meluluskan 15 mahasiswa meliputi, sembilan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Biologi, tiga mahasiswa dari Prodi Sistem Informasi, dan tiga mahasiswa dari Prodi Kimia.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Munir, M.Ag., mengatakan bahwa fasilitas yang ada dapat menampung mahasiswa dan tamu undangan sehingga yudisium kali ini dapat dilakukan secara luring.

“Alhamdulillah, dengan fasilitas gedung auditorium yang besar, mampu memuat para tamu undangan yang hadir dengan penerapan protokol kesehatan,” tambahnya.

Munir juga mengungkapkan bahwa untuk Yudisium tahun ini sangat berkesan dari tahun kemarin yang sistemnya semi daring.

“Terdapat tari kreasi dan puisi yang dibawakan oleh peserta Yudisium sangat menyentuh,” ungkapnya.

Disamping itu, Ericha Ramadhany selaku mahasiswa Prodi Kimia yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi mengatakan tidak menyangka akan mendapatkan predikat ini.

Gak nyangka sih, terlalu banyak hal yang dilewati sampai ke titik sekarang. Pesannya kalo lelah ya boleh, berhenti sejenak, setelah itu berjalan kembali dan berjuang ke langkah selanjutnya,” tuturnya.

Selain mengapresiasi mahasiswa berprestasi dibidang akademik, tahun ini Fakultas Saintek juga memberikan penghargaan untuk mahasiswa berprestasi dibidang non-akademik.

Rizqi Alherli menerima penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi bidang non-akademik di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi. Ukhuwahfoto/Elyssa Meiliani.

Muhammad Rizqi Alherli dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi dibidang non-akademik yakni pada kejuaran Pencak Silat.

“Bersyukur sekali, meskipun masih suasana pandemi, tapi masih diberi kesempatan untuk bertanding di PKM, Padang lalu. Yang terpenting tetap usaha dan diiringi doa, jangan mudah berpuas diri. Ketika kamu naik podium, kamu adalah juara. Tapi ketika kamu turun dari podium, kamu harus berjuang lebih keras lagi,” tuturnya saat diwawancarai di tempat yang sama.

Reporter: Elyssa Meiliani
Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *