Sukseskan PWN PTK 2023, Pramuka UIN RF Kirim Kontingen Ke Gorontalo

DOK/Pramuka UIN RF.

Kontingen Pramuka Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang siap berpartisipasi dan menyukseskan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XVI di  IAIN Sultan Amai, Gorontalo pada 22-27 Mei 2023.

UIN RF mengirimkan kontingen sebanyak delapan mahasiswa dan delapan mahasiswi yang siap berpartisipasi dan mengikuti peraturan panitia selama kegiatan berlangsung.

Rektor UIN RF, Nyayu Khodijah mengatakan PWN PTK merupakan perkemahan untuk persaudaraan antar mahasiswa/i perguruan tinggi keagamaan di seluruh Indonesia.

“Salah satu agenda rutin dua tahunan Kementerian Agama yang diselenggarakan di daerah secara bergantian dengan diberangkatkanya mahasiswa/i dari UIN RF,”katanya saat dikonfirmasi, Rabu (17/5/2023).

Ia juga menambahkan, peserta yang dikirim merupakan pilihan dan hasil seleksi yang diharapkan mampu membawa nama baik Universitas di tingkat nasional.

“Sebelum berangkat kami minta peserta untuk menyiapkan semua perlengkapan, jangan sampai ada yang tertingga. Saya berharap peserta dapat menyukseskan kegiatan tersebut dan mengukir prestasi,” ujarnya.

Ketua Gugusdepan Palembang 10-091,  Kemas Badaruddin berharap, kontingen pramuka dari UIN RF dapat mengharumkan nama kampus di ajang PWN PTK di Gorontalo.

“Pesan kami para pimpinan, jaga nama baik UIN. Kami berharap semuanya kompak dan bisa mengukir prestasi di sana,” harapnya.

Selain mengirimkan kontingen dari Pramuka, UIN RF juga mengirim tim pendamping, peninjau dan Humas.

PWN PTK merupakan salah satu kegiatan silaturahmi antar pramuka PTK di bawah Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti oleh para pramuka penegak-pandega, termasuk beberapa pramuka yang diundang khusus, baik dari daerah tuan rumah maupun perwakilan luar negeri.  Kegiatan PWN PTK tahun ini akan digelar di kampus IAIN Gorontalo sebagai tuan rumah. Peserta diikuti oleh 63 PTK di seluruh Indonesia dan beberapa perguruan tinggi swasta/negeri serta madrasah aliyah di Gorontalo.

Acara ini selain akan difokuskan di kampus sebagai home base (perkemahan), peserta juga ditempatkan di empat desa bhakti di Kabupaten Gorontalo dengan sistem homestay (bermukim di rumah penduduk). Keempat desa itu adalah Daenaa, Pentadio Barat, Titilihua dan Dungalio. Sementara kegiatan peserta bersifat fisik dan non fisik yang disebar secara acak.

Rilis/Pramuka UIN RF
Editor: Dafid Amirul Mukminin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *