Lewat Musra 2023, Bagas Terpilih Menjadi Pemimpin Umum 2024

Foto Wisnu Alfin atau Bagas (Kanan) sebagai Pemimpin Umum terpilih Periode 2024 bersama Wisnu Akbar (Kiri) Demisioner Pemimpin Umum 2023. Ukhuwahfoto/Panitia Pelaksana Musra.

UIN RF – Ukhuwahnews | Seperti tahun sebelumnya, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang kembali melaksanakan Musyawarah Anggota (Musra) untuk Pemilihan Pemimpin Umum baru di Gedung Student Center (SC) Lantai 4, Sabtu (30/12/2023).

Setelah melakukan pemilihan pemimpin umum melalui voting tertutup dengan tiga calon yaitu Elyssa mendapatkan tujuh suara, Muflih enam suara dan Wisnu Alfin Nugroho lima suara, namun dari ketiga calon tersebut yang bersedia hanyalah Wisnu Alfin Nugroho atau yang biasa dikenal dengan nama lapangan Bagas.

Dengan sistem aklamasi Bagas Resmi Menjadi Pemimpin Umum 2024

Pemimpin Umum 2024 Terpilih, Bagas mengutarakan perasaan dengan rasa hormat dengan dipercaya untuk menjadi pemimpin umun.

“Merasa senang tapi juga merasa terharu karena akan mengukir kisah baru diawal tahun 2024,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan alasannya untuk bersedia menjadi pemimpin umum sebagai bentuk pengabdiannya terhadap lembaga.

“Harapan saya dari evaluasi kita hari ini, bisa menjadi acuan untuk berkembang lebih baik kedepannya,” harapnya.

Baca Juga: Titik Akhir dan Awal Baru: Musyawarah Anggota LPM Ukhuwah 2023

Di tempat yang sama, Wisnu Akbar Prabowo mengujarkan perasaanya setelah terlaksananya dengan lancar Musra 2023.

“Sebenarnya kalau dibilang kedepanya akan semakin banyak pr dan setiap tahun kita harus berkembang, tadi sudah melakukan diskusi program kerja yang harus dicapai sebagai bentuk untuk pengembangan. Wajar kalo semakin tahun semakin berat, karena untuk menjadi lebih baik harus banyak yang dihadapi,” ujarnya.

Terakhir, Wisnu juga berharap banyak untuk Pemimpin Umum Ukhuwah yang baru terpilih agar bisa memimpin dengan bijak, dan bisa melaksanakan program yang sudah disusun tanpa melalaikan hal lain.

“Lembaga kita ini bukan hanya memiliki program-program saja tetapi ada manusianya menjalankan program tersebut yaitu SDM, mungkin itu juga salah satu bentuk kelalaian kemarin, jadi diusahakan agar lebih baik lagi,” harapnya.

Reporter: Sri Wahyuni dan Rizqya Amalul Husna
Editor: Imelda Melanie Agustin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *