Launching Majalah Edisi 33, LPM Ukhuwah Angkat Kuliah Daring

Kegiatan launching majalah LPM Ukhuwah edisi 33 di Auditorium Rafa Tower. Rabu, (15/12/21). Doc. Ukhuwah

UIN RF – Ukhuwahnews | Setelah 6 bulan di garap, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah meluncurkan majalah Edisi 33 dengan judul besar “Morat-Marit Kuliah Daring” bersamaan dengan Photo Exhibition. Dihadiri oleh perwakilan Unit kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) UIN Raden Fatah, kegiatan ini diadakan di Auditorium Rafa Tower. Rabu, (15/12/21).

Dalam kegiatan peluncuran majalah, Pemimpun Umum LPM UKhuwah Tri Wahyudi menyampaikan bahwa majalah kali ini merupakan karya anggota dan bentuk dari eksistensi LPM.

“Bisa dilihat dalam majalah ini adalah karya anak-anak LPM Ukhuwah, baik dari tulisan, foto dan design,” ujarnya.

Yudi mengungkapkan bahwa majalah ini adalah awal mula terbentuknya LPM Ukhuwah.

“Jadi sebelum adanya LPM Ukhuwah, alumni-alumni telah menerbitkan majalah-majalah.”

Foto bersama perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) UIN Raden Fatah dan Warta Politeknik Sriwijaya.

Selanjutnya, Redaktur Berita Wisnu Akbar Prabowo menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam majalah ini sesuai dengan keadaan kuliah saat ini.

“Kenapa dikatakan dalam judul morat marit karena memang persiapan kita untuk melakukan kuliah daring itu sangat minim,” ujarnya.

Wisnu menjelaskan bahwa dalam laporan utamanya membahas tentang keluh kesah selama kegiatan belajar mengajar mulai dari mahasiswa, dosen dan pihak kampus.

“Disini kita membahas keluh kesah yang dialami oleh mahasiswa mulai dari tidak ada sinyal dan paket data dan kesulitan dalam pembelajaran. Pada intinya sih kita membahas sisi negatif kuliah daring,” ujarnya.

Di akhir acara, mewakili Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana, Kemas Prima mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penggarapan majalah tahun ini.

“Mewakili seluruh pimpinan terutama pemimpin redaksi yang berhalangan hadir, terima kasih untuk seluruh anggota yang terlibat dalam penggarapan majalah edisi ke 33,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *