Lantik Pengurus Baru, Ketum Baru UKMK PSM dan F: Tetap Kuatkan Solidaritas antar Anggota

Jabat tangan ketua umum terpilih Yuda Pratama dengan demisioner ketua umum Husni Topan pada pelantikan UKMK PSM dan F di gedung Monaqosah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Ukhuwahfoto: Adrian Sidiq

UIN RF- Palembang | Pada tanggal 20 November 2021 lalu, Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Persatuan Sepakbola Mahasiswa dan Futsal (PSM dan F) telah melaksanakan pemilihan kepengurusan baru periode 2022-2023 secara voting. Kini, UKMK PSM dan F melantik kepengurusan baru yang bertepatan di Gedung Monaqosa Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang pada Jum’at, (11/03/2022).

Ketua Umum (Ketum) terpilih periode 2022-2023, Yuda Pratama mengatakan untuk kawan-kawan serta kader yang akan jadi bagian dari kepengurusan agar tetap solid dan beretika militan dan profesional.

“Saya berharap agar tetap solid sesuai dengan selogan UKMK PSM, maka jangan sampai selogan itu hanya jadi kata-kata semata” katanya.

Yuda juga menambahkan, ia akan melanjutkan kegiatan yang belum terlaksana dan menjalankan Program Kerja kepengurusan pada satu periode kedepan.

 “Mungkin salah satu proker yang akan dijalankan pada periode ini yaitu melakukan kolaborasi kegiatan dengan UKMK  lain untuk mempererat tali silaturahmi,” tambahnya.

Baca juga: Tampak Seperti ‘Persembahan’, Spot Foto UIN RF Diperbaiki

Selanjutnya, Ketum UKMK PSM dan F periode 2021-2022, menguncapkan terima kasih kepada kepengurusan telah bahu membahu dan bersinergi, untuk dapat menyelesaikan tugas dan amanah dan berharap agar kepengurusan ini dapat membawa PSM lebih baik.

“Semoga ketua umum periode ini bisa membawa nama baik UIN RF Palembang Khususnya dibidang olahraga sepakbola dan futsal agar bisa berprestasi ditingkat kota maupun provinsi, serta melanjutkan proker yang belum terjalankan,” ujarnya.

Terakhir, Salah satu kader UKMK PSM tahun 2018 Meizal Aji Pratama. Ia berharap kepengurusan ini dapat melanjutkan tongkat estafet kepengurusan sebelumnya. Sebab, tidak menutup kemungkinan setiap organisasi memiliki polemik.

“Saya harap kepengurusan ini dapat meminimalisir kekurang dari kepengurusan sebelumnya dan dapat merubah pola pikir kader baru tentang PSM, karena PSM bukan hanya permainan bola tetapi juga sebuah organisasi,” pungkasnya.

Reporter: Adrian Sidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *