Kenalkan Cabang Olahraga Panjat Dinding, MAPALA Adakan Lomba Fun Climbing

Salah satu peserta Fun Climbing dari regu putra hampir menapaki posisi atas. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk pengenalan cabang olahraga panjat dinding oleh Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) UIN RF. Minggu, (14/2/21). Ukhuwahfoto/Wisnu Akbar

UIN RF – Ukhuwahnews | Kenalkan cabang olahraga Panjat Dinding dan mengeratkan silaturahmi antar Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) UIN Raden Fatah (UIN RF) Palembang, UKMK Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) adakan perlombaan Fun Climbing dan sekaligus resmikan Tower Wall Climbing di lapangan terbuka UIN RF. Minggu, (14/2/21).

Ketua Umum MAPALA, Kemas Hidayatullah mengatakan kegiatan ini diadakan untuk mempererat silaturahmi antar UKMK dan sekaligus mengenalkan olahraga panjat tebing, tak lupa kita juga menerima jika ada mahasiswa di UIN RF yang ingin turut serta.

Dari data yang di dapat, ada 56 peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini. 29 peserta dari regu putri dan 27 peserta dari regu putra.

Kemas berharap, dengan diadakannya perlombaan ini, peserta yang ikut dapat menjadi salah satu atlit go internasional dikemudian hari dan mempopulerkan olahraga panjat tebing lebih luas lagi.

Senada dengan hal itu, Ketua Pelaksana Sintia Khodijah Marpaung mengatakan kegiatan ini merupakan acara hiburan dari peresmian tower MAPALA Climbing. Sintia juga mengatakan banyak yang harus dipersiapkan pada kegiatan ini, salah satunya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) dan perlengkapan alat-alat climbing itu sendiri seperti tali karmantel, hardness dan carabiner.

“Karena olahraga panjat tebing merupakan olahraga yang cukup berbahaya, kemanan dan safety lebih diutamakan. Untuk safetynya sendiri ada belayer yang berada dibawah untuk mengkoordinasikan tali pemanjat dengan siap dan tanggap,” ujarnya.

Terlihat Belayer sedang menjaga peserta panjat dinding dari regu putri. Hal ini adalah bentuk pengawasan kesafetyan peserta. Minggu, (14/2/21). Ukhuwahfoto/Wisnu Akbar

Ia juga mengatakan dengan perlombaan ini merupakan gambaran atau pemulaan untuk tingkat lanjut untuk menjadi atlit kelak nantinya. Selain itu, Olahraga yang menggunakan kekuatan tangan dan ujung kaki dan tumit sebagai tumpuan ini, memerlukan ketahan fisik yang kuat agar mampu memanjat ke paling atas.

“Peserta yang hadir dapat menghidupkan kembali olahraga panjat tebing dan lebih mengenal kembali agar olahraga tersebut lebih dikenal,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta fun climbing, Hileya Himatus Sa’adah Mahasiswa Jurusan Psikologi Islam mengatakan kegiatan ini sangat menarik dan melatih uji nyali terutama untuk ia yang baru mencoba.

“Motivasii saya mengikuti perlombaan ini untuk menambah pengalaman saya dan rasa ingin tahu. Saya juga berharap untuk peserta yang ikut kegiatan ini menjadi juara-juara terbaik dan lebih terlatih lagi dari sebelumnya,” pungkasnya.

Reporter : Reza Pramudya

Editor : Yuni Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *