Hidupkan Kembali Sunah Rasulullah yang Pudar di Era Milenial

Dr.Hj.Hamidah, M.ag, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah memberikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan OKSIDASI bersama UKMK LPTQ&D melalui aplikasi Zoom. Sabtu, (10/07/21). Ukhuwahfoto/Odelia Winneke.

UIN RF – Ukhwahnews | Bersama Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, UKMK Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran & Dakwah (LPTQ&D) melaksanakan Obrolan Siang Menginspirasi (OKSIDASI). Dengan tema “Menghidupkan Kembali Sunah Rasullah yang Pudar di Era Milenial” secara daring melalui aplikasi ZOOM. Sabtu, (10/07/2021).

Ketua Gerak Sahabati UKMK LPTQ&D Putri Krisna Yulianti mengatakan, dizaman sekarang (era milenial) banyak sekali remaja yang kurang paham tentang Sunah Rasullah. Dari sinilah ide membuat acara OKSIDASI muncul sekaligus menambah ilmu baru.

“Sebenarnya kami konsisten melakukan kajian seperti ini setiap bulannya. Namun, dengan adanya Covid-19, kami mengalihkan kajian ini menjadi online agar ilmu yang diberikan menjadi manfaat bagi semua orang,” katanya.

Lebih lanjut, pemateri OKSIDASI Haseenah Jindan dalam materinya mengatakan bahwa kita sepatutnya bersyukur karena Allah Swt masih memberikan fisik yang sempurna kepada kita.

“Banyak manusia yang kurang sempurna. Namun, masih bersemangat menuntut ilmu maka kita harus menjadikan hal tersebut sebagai motivasi diri,” ujarnya.

Haseenah menambahkan, Sunah Rasulullah patut kita ikuti serta amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah  SAW adalah manusia pilihan Allah yang memiliki derajat mulia, perkataan maupun perilaku beliau adalah sunah. Contoh yang baik bagi umat, salah satunya adalah bersiwak (sikat gigi). Karena memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya mulut akan terasa lebih bersih dan diharapkan orang yang bersiwak dapat menjaga lisan dan cara bicaranya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Haseenah juga mengatakan bahwa setiap muslim/muslimah harus tetap menjaga iman dalam keadaan apapun karena kita adalah mahluk yang terkadang mudah sekali tergoda oleh godaan syaitan.

“Turunnya iman itu karena bisikan syaitan. Cara mengatasinya dengan meyakini bahwa Allah selalu ada dan kita harus lebih pintar, selalu meminta ampunan dari masalah yang dihadapi serta jangan menyerah apalagi putus asa,” tutupnya.

Wakil Rektor III UIN RF Hamidah sangat antusias mengikuti OKSIDASI kemarin, ia senang karena di masa pandemi kajian seperti ini masi bisa dilakukan walaupun online.

“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya dilakukan satu atau dua kali. Namun, terus dilaksanakan setiap bulannya sekali. Saya senang sekali karena sesungghunya kehidupan Rasulullah menjadi teladan serta contoh sepanjang zaman yang  patut kita ikuti tetapi tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan hadits,” jelasnya.

Reporter: Odelia Winneke
Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *