Gerasimu II, M-MKR Tampilkan Pertunjukan Dulmuluk

Penampilan Seni Teater Musikal Dulmuluk oleh Anggota Mahasiswa Musik Kampus Religi (M-MKR) di Gedung Academic Center (AC) UIN Raden Fatah Palembang, Ukhuwahfoto/Dimas Cahaya Putra.

UIN RF – Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus Mahasiswa Musik Kampus Religi (UKMK M-MKR) menampilkan seni pertunjukan Dulmuluk khas Sumatera Selatan saat Gelar Seni Silahturahmi Antar Musisi (Gerasimu II) yang dilaksanakan di gedung Academic Center (AC) UIN Raden Fatah Palembang.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (24/11/2022) ini merupakan agenda lanjutan dari Gerasimu I yang sukses dilaksanakan pada tahun 2021.

“Untuk tahun kemarin kita sudah melaksanakan Gerasimu l tahun 2021 ini lanjutanya volume kedua Gerasimu ll diadakan 2022” ujar Ketua Pelaksana, Kene Ramadani.

Kene juga menjelaskan, ada beberapa rangkaian acara pada Gerasimu ll kali ini, yakni Monolog, Penampilan Band Dos M-MKR, Drama Musikal Dul Muluk by M-MKR, spesial Perform Orkes Penampilan Terakhir, Band M-MKR dan Jamming Session, serta Spesial Perform Hutan Tropis.

Penggiat seni dari Sanggar Seni Harapan Jaya, Rio Sutan Maulana menjadi Pelatih Talenta Drama Musikal Dulmuluk Gerasimu ll.

Rio mengatakan, awal mulanya Dulmuluk merupakan syair Abdul Muluk dan dikembangkan dengan diiringi oleh alat musik pukul serta seluruhnya diperankan oleh laki-laki.

Namun, terang Rio, seiring berkembangnya zaman, cerita yang berasal dari Yaman ini dikemas dengan semenarik mungkin, seperti yang dipentaskan pada Gerasimu ll.

Baca Juga: SEMA FITK Buka Wawasan Mahasiswa Baru Lewat Seminar

“Bercerita tentang Zarah Siti yang tidak mau menikah karena ingin meneruskan pendidikannya, sudah banyak raja yang melamar tetapi semuanya tidak diterima dan menyebabkan peperangan,” lanjut Rio.

Tim Musikal Seni Teater Dulmuluk, Ukhuwahfoto/Dimas Cahaya Putra.

Salah satu pengunjung Gerasimu II, Kezia mengungkapkan, banyak sekali bahasa, lagu daerah, maupun kisah yang belum banyak diketahui dunia luar seperti Dulmuluk.

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya (Unsri) itu berharap, semoga acara ke depannya dapat lebih meriah lagi, khususnya saat mengadakan pentas seni.

“Acara ini sangat menarik apalagi karena saya dari luar daerah Sumatera Selatan jadi tahu apa saja budaya yang ada di sini. Baik lagu, bahasa dan kisah Dulmuluk yang sudah dibuat dengan beberapa adegan lawak dan saya sebagai penonton sangat terhibur,” tutupnya.

Reporter : Elinna Sucilia, Nurhidaya Agusti, Fitria Isabella, Rani Dwi Oktafidia, Dinda Puspita (Anggota Magang LPM Ukhuwah)
Editor : Jeniedya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *