Bahas Muslimah Inspiratif, UKMK LPTQ&D Adakan Seminar Nasional Kewanitaan

UIN RF – Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Lembaga Pengembangan Tilawatil Al-Qur’an dan Dakwah (LPTQ&D) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Muslimah Inspiratif Pembagun Peradaban Bangsa”. Seminar yang diadakan secara online melalui Zoom ini menghadirkan dua pemateri inspiratif, yaitu Syarifah Luluq Baraqbah dan Ani Marlia. Sabtu, (4/12/21).

Pemateri yang pertama diisi oleh Syarifah Luluq Baraqbah seorang Art Tecaher di salah satu sekolah internasional, dan merupakan co-founder di Artian.Id. Wanita yang kerap dipanggil Luluq ini juga merupakan salah satu lulusan Cumlaude di Universitas Trisakti tahun 2010.

Dalam materinya, Luluq Baraqbah mengatakan bahwa perempuan itu selalu diperbudak oleh tuntutan sosial, selalu memenuhi keinginan orang ketimbang keinginan dirinya sendiri.

“Kebanyakan wanita itu menjadikan laki-laki sebagai tolak ukur dalam banyak hal, salah satunya adalah standar kecantikan,” ujarnya pada sekitar 100 orang peserta.

Luluq juga mengatakan bahwa seorang perempuan itu tidak diukur dari berapa banyak yang suka ataupun berapa cantiknya dirinya.

“Meskipun kita masih muda, kita masih bisa mengubah peradaban dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu, jadi sekarang kita harus lakukan yang terbaik untuk Islam dan Allah SWT,” ujarnya.

Baca juga: Museum Dr. A.K Gani, Masih Asing di Telinga Masyarakat

Sementara itu, Pemateri kedua diisi oleh Ani Marliani seorang alumni UIN Raden Fatah Palembang yang kini menjadi salah satu dosen tetap di program studi Pendidikan Agama Islam.

Ani Marlia mengatakan bahwa masa depan itu bukan hanya milik orang yang berada, tetapi milik orang yang mempersiapkannya mulai dari hari ini.

“Perempuan bukan hanya harus pandai didapur, tetapi perempuan juga dapat menjadi pemimpin namun tidak menutupi kodratnya perempuan itu sendiri” tutupnya.

Reporter: Annisa Dwinahari
Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *