Target sebagai Cambuk untuk Gapai lulus Tepat Waktu

Lazimnya, Mahasiswa yang sedang menjalankan Program Studi Strata satu (S1) harus menyelesaikan pendidikannya dengan durasi empat tahun saja. Namun, merealisiasikannya bukan suatu hal yang mudah bagi setiap mahasiswa. Banyak faktor yang bisa menjadi penghambat gagalnya kelulusan tepat waktu, mulai dari dosen yang sulit temui, menyelesaikan tanggung jawab organisasi, kuliah sambil bekerja, hingga rasa malas yang sering datang.

Maka dari itu, redaksi Ukhuwah akan menyajikan tips yang dapat dilakukan agar bisa mencapai target wisuda tepat waktu. Seperti salah satu mahasiswa berprestasi dari Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Annisatul Mardiah. Dirinya dinobatkan sebagai lulusan terbaik fakultas pada yudisium ke 28 FDK, Rabu (26/6/19).

Wanita kelahiran tahun 1998 tersebut lulus dengan Index Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,81. Menurutnya ada beberapa hal yang telah ia lakukan sehingga lulus tepat waktu.

  1. Mempunyai Target

Agar dapat lulus pas empat tahun ia harus membuat target pencapaian diri. Menurutnya, sebelum kita menyelesaikan sesuatu, kita harus mempunyai goals atau tujuan yang akan dicapai.

“Jadi, yang kita lakukan itu harus memiliki tujuan. Karena, saat memiliki tujuan dan kita tidak memenuhi target tersebut, maka itulah yang akan menjadi cambuk bagi diri sendiri,” ujar wanita yang juga menerima beasiswa dari Bank Indonesia (BI) itu.

2. Berusaha tidak mengulang mata kuliah

Dengan tidak mengulang mata kuliah, maka peluang untuk lulus cepat bisa kita lakukan. Kemudian, menyiapkan judul dan memahami apa yang akan kita kerjakan di Skripsi nanti.

3. Banyak membaca

Hal ini juga menjadi hal penting agar pembendaharaan data menjadi semakin banyak dan untuk lebih menguasai materi.

“Harus Rajin membaca untuk memperbanyak referensi,” pungkasnya.

4. Sering-sering konsultasi

Tak hanya memperbanyak membaca, alangkah baiknya konsultasi dan berdiskusi dengan senior atau para dosen. Mardiah kurang merekomendasikan berkonsultasi dengan mahasiswa yang sama-sama sedang menggarap skripsi. Karena, bisa jadi mahasiswa tersebut tidak memahami materi kita.

“Lebih baik perbanyak diskusi dengan dosen pembimbing, karena sebagai pendidik mereka punya ilmu dan pengalaman lebih banyak sehingga dapat memberikan masukan terbaik.”

5. Berdo’a

Jika segala ikhtiar telah dilakukan maka mardiah juga tidak lupa untuk memanjatkan doa kepada yang maha kuasa.

“Selain sebuah target yang harus kita usahakan, haruslah diiringi dengan doa. Karena doa lah yang mampu mengalahkan segalanya,” tutupnya.

Nah sahabat Ukhuwah, sekian dulu tips dari kami semoga yang sedang sripsi semakin semangat mengejerjakan skripsinya dan yang masih semester awal juga menyiapakan diri agar bisa lulus tepat waktu.

Bravo Ukhuwah!

Reporter : Yuni Rahmawati

Editor : Fitria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *