Penting! Ini yang Harus Disiapkan Ketika KKN

Potret salah satu mahasiswi membawa beberapa barang sebagai kebutuhan selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Fatah Palembang ke-76. Ukhuwahfoto/Annisa Dwilya Budaya

Tips – Ukhuwahnews | Pada 13 Juli mendatang, mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-77 selama kurang lebih 40 hari di Kota Prabumulih. Lalu apa saja sih yang harus dipersiapkan selama menjalani KKN?

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Raden Fatah, Paisol Burlian mengatakan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan mahasiswa untuk kelancaran KKN. Lalu, apa saja sih hal-hal tersebut? Yuk, simak penjelasan berikut!

Program Kerja

Selama menjalani KKN, mahasiswa diwajibkan untuk memiliki program kerja. Karena, dari program kerja itulah mahasiswa bisa bergerak untuk membantu kegiatan masyarakat di desa setempat.

Kop Surat

Setiap kelompok KKN harus menyiapkan kop surat dan stempel. Dalam hal ini, dua hal tersebut sangat penting dalam kebutuhan KKN. Dengan adanya kop surat dan stempel tersebut, menunjukkan administrasi yang dilakukan mahasiswa adalah resmi, yaitu di bawah naungan UIN Raden Fatah Palembang.

Mesin Printer

Untuk lebih lancar dalam membuat proposal atau surat lainnya selama KKN, mahasiswa disarankan untuk menyiapkan mesin printer. Selain itu, hal ini juga berguna bagi mahasiswa untuk membuat laporan diakhir KKN.

Pakaian

Selama mengabdi kepada masyarakat selama 40 hari apalagi di desa orang lain, tentunya mahasiswa perlu membawa pakaian. Untuk menjaga nama baik kampus, sebaiknya mahasiswa membawa pakaian yang sopan dan jumlah barang pribadi yang mencukupi.

Baca Juga: Hilangkan Polarisasi Kampus, Mahasiswa UIN RF Bentuk Aliansi

Pendekatan dengan Masyarakat

Saat sudah berada di lokasi KKN, tentunya mahasiswa harus berkenalan terlebih dahulu ke pemuka masyarakat setempat. Hal ini agar memudahkan mahasiswa dalam menjalankan program kerja dan tinggal selama di desa tersebut.

Menyesuaikan Diri

Selama tinggal di lokasi KKN, mahasiswa harus bisa menyesuaikan diri dengan adat istiadat masyarakat setempat, seperti melakukan sesuatu yang dilarang atau lainnya. Hal ini juga sebagai sikap menghormati adat istiadat yang berlaku di desa tersebut.

Menjaga Etika

Selama 40 hari mengabdi kepada masyarakat, tentunya mahasiswa harus selalu memperhatikna etika dalam setiap tindakan. Selain untuk menjaga nama baik diri sendiri, ini juga sikap untuk menjaga nama baik Universitas.

Selain beberapa hal yang sudah dijelaskan di atas, Paisol juga menambahkan, mahasiswa harus selalu tampil dengan etika Islami sebagai latar belakang mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang.

 “Selama KKN nanti, mahasiswa wajib tampil dengan etika Islam sebagai mahasiswa Universitas yang berlatar belakang Islam,” pungkasnya.

Reporter: Hanifah Asy Syafiah
Editor: Annisa Dwilya Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *