Tips : Membuat Pot Bunga dari Baju Bekas

Pot bunga dari baju bekas yang sudah siap digunakan. Foto : Vandea Helga Fany

Ada banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan, untuk mengisi waktu luang di tengah pandemi, apalagi di rumah aja, pastinya rasa bosan sudah menghantui kan. Nah sahabat Ukhuwah bisa mencoba mengisi hari – hari dengan berkreasi membuat pot bunga sederhana, dari semen dan baju bekas, yang pastinya berbeda dari biasanya.

Jika sahabat Ukhuwah mempunyai baju bekas yang tidak terpakai lagi, dari pada tidak terpakai, lebih baik digunakan untuk membuat pot bunga sederhana. Untuk dipajang dan tentunya mempercantik rumah kalian. Bagaimana menarik bukan, cara membuat pot sederhana ini tidaklah sulit, tanpa berlama lama lagi, yuk simak cara pembuatannya di bawah ini.

Pertama, siapkan baju bekas (bisa handuk bekas)  yang telah di gunting.

Kedua, siapkan semen yang telah diaduk dengan air.

Ketiga, sediakan gayung bekas yang sudah dibalik, bisa juga botol bekas, toples, dan sebagainya. (gunanya sebagai cetakan) besar dan kecil pot yang kita inginkan sesuai dengan cetakan yang kita gunakan.

Keempat, kemudian masukkan baju bekas ke adonan, basahi terlebih dahulu baju bekas dengan air adonan semen, agar hasilnya benar – benar meresap.

Kelima, ambil baju yang sudah tercampur semen, jangan peras adonan semen yang ada di baju bekas, lalu letakkan baju diatas cetakan yang sudah dibalik. Atur bentuk atau desain pot sesuai yang kalian inginkan. Kemudian keringkan selama satu malam, tapi jangan sampai terkena sinar matahari langsung, karena akan membuat pot mudah retak dan pecah.

Keenam, setelah kering seperti gambar dibawah, lapisi lagi dengan adonan semen dengan menggunakan kuas, lakukan dua sampai 3 kali.

Ketujuh, setelah mengeras dan kering, lepas adonan dari cetakan. Kemudian lapisi lagi dengan semen agar lebih tebal dan kuat.

Terakhir, jika ingin menambah kecantikan pot yang dibuat, lakukan  pengecatan, dengan warna sesuai keinginan kalian.

Selamat mencoba Sahabat Ukhuwah dan semoga bermanfaat.

Tips dari : Vandea Helga Fany (Pengurus LPM Ukhuwah, UIN Raden Fatah Palembang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *