Tips Bijak Memilah Sampah

ilustrasi: Wisnu Akbar

Sampah adalah salah satu masalah di bumi yang sulit untuk diatasi. Dilansir dari wikipedia, Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung.

Secara sederhananya sampah adalah hasil suatu benda yang sudah tidak terpakai dan setiap hari manusia menghasilkan sampah, walaupun hanya sekecil daun slada. Dengan membuang sampah, maka masalah akan selesai. Namun, hal itu justru menjadi masalah baru untuk bumi jika sampah tidak dipilah dengan baik dan benar. Dampak buruk dari sampah jika tidak dikelola dengan baik dan benar cangkupannya sangat luas, baik dalam bidang kesehatan, lingkungan, ekosistem, bahkan sosial dan ekonomi. Sampah memiliki beberapa kategori. Untuk memilah sampah, maka kita harus memisahkan sampah sesuai kategorinya, yaitu :

1. Sampah Organik

Internet

Sampah organik adalah sampah yg berasal dari makhluk hidup (daun-daun) dan bisa terurai oleh bakteri/jamur. Ditempat umum biasanya tempat sampah yang berwarna hijau, artinya hanya sampah-sampah organik yang dapat dibuang ke tempat tersebut. Sampah organik mencakup sampah-sampah alami seperti dedaunan, ranting pohon, dan sisa makanan. Sampah organik mudah terurai di alam. Selain itu sampah organik juga dapat bermanfaat untuk bahan pembuatan pupuk kompos.

2. Sampah Anorganik

Internet

 Sampah anorganik adalah sampah yg bearassal dr benda mati dan tidak dapat terurai oleh jamur/bakteri. Warna kuning sebagai penanda sampah anorganik. Contohnya adalah plastik, kaleng, styrofoam, dan sebagainya. Berbeda dengan sampah organik, bahan anorganik yang rata-rata merupakan benda yang diciptakan oleh mesin sangat sulit terurai.

Bahkan sampah seperti plastik baru dapat terurai di tanah selama ratusan tahun, dan sebelum terurai plastik tersebut dapat turut merusak lingkungan. Oleh karena itu, sampah anorganik harus dipisahkan dari jenis sampah lainnya dan didaur ulang.

3. Sampah B3

Internet

Limbah B3 adalah  limbah yang sifat dan konsentrasinya mengandung zat yang beracun dan berbahaya sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainya.  Tempat sampah berwarna merah menampung khusus sampah B3 atau sampah dengan Bahan Berbahaya dan Beracun. Yang termasuk dalam kategori ini adalah pecahan kaca, bahan-bahan kimia, dan benda berbahaya lainnya.

Tidak hanya memilah di tempat umum,  namun memisahkan sampah berdasarkan kategori juga harus di lakukan dirumah. Karena, sampah rumah tangga adalah penghasil sampah tertinggi di Indonesia senilai 48% menurut  Drs. Rasio Ridho Sani, MCOM, MpM selaku Deputi IV Bidang Pengelolahan Bahan Berbahaya dan Beracun, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, dan Sampah. Namun, setelah memilah sampah alangkah baiknya jika kita bisa berkontribusi dalam mengolah sampah yanh biasa disebut 4R yaitu replace (mengganti), reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (daur ulang).

Nah sahabat Ukhuwah, sekian dulu tips dan trik dari kami. Semoga sahabat Ukhwah dapat dengan bijak memilah sampah yang dilansir dari berbagai sumber ini.

Reporter : Sinta Rosiani
Editor : Yuni Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *