Sekolah di Tengah TPA, Mahasiswa di Palembang Turut Jadi Volunteer

Doc Ukhuwah

Palembang – Ukhuwahnews | Tak banyak orang mengetahui Sekolah Pinggiran Sriwijaya (SPS). Sekolah yang terletak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karya Jaya Gandus ini memiliki volunteer (relawan) mahasiswa dari berbagai Universitas di Palembang, baik swasta maupun negeri seperti Universitas Muhamadiyah, Univesitas Islam Negeri Raden Fatah, Universitas Sriwijaya dan Politeknik Sriwijaya.

Wakil Kepala Sekolah SPS Siti Sri Rahayu mengatakan bahwa pendirian SPS berawal dari kegiatan amal pembagian nasi setiap hari Jum’at oleh Satuan Amal Indonesia yang bernaung di bawah gerakan Sinergi Sriwijaya.

“Melihat banyak anak-anak kecil disini terus kepikiran untuk membuat kegiatan pendidikan, ditambahkan sekarang sedang Pandemi Covid-19 banyak anak-anak yang kesulitan dengan sekolah online dan juga rata-rata perekonomian penduduk disini menengah kebawah,” terangnya saat diwawancarai Rabu, (24/02/2021).

Sri Rahayu atau biasa di sapa Ayu melanjutkan, banyaknya bantuan membuat SPS ini dikenal masyarakat sekitar dan setidaknya relawan pengajar, salah satunya bantuan dari Rukun Tetangga (RT).

“Adanya bantuan Ketua RT setempat untuk membuat program kerja Camping atau disebut tenda impian, mencari relawan kalangan mahasiswa di berbagai universitas di Palembang untuk menjadi panitia acara itu, melihat antusiasnya anak-anak yang mengikuti kegiatan itu tak sedikit mahasiswa yang ingin menjadi relawan pengajar,” ujarnya.

Sehubungan dengan itu, Mahasiswa Teknik Asitektur Universitas Sriwijaya sekaligus relawan SPS Muhammad Irgi Alghifari mengungkapkan, banyak pelajaran dan hal baru yang didapatkan saat mengajar di SPS.

“Saya banyak belajar dari anak-anak SPS bahwa kebahagian itu bukan hanya kepuasan materi ataupun finansial belaka, terkadang dari langkah kecil yang kita buat itu lah  sumber kebahagian dan manfaat bagi orang lain tanpa kita sadari sendiri,” ungkapnya.

Irgi juga berharap, SPS bisa memperluas program pendidikannya untuk anak-anak kurang mampu dan pemerintah lebih perhatian untuk pendidikan di tempat yang sulit dijangkau.

“Harapan saya ada dua, secara internal saya harap SPS bisa terus menjangkau anak-anak yang membutuhkan pendidikan bukan hanya di TPA Karya Jaya, tetapi ditempat lain yang bernasib sama dan dari segi eksternal pemerintah lebih spesifik lagi daerah yang kerap terabaikan dalam masalah pendidikan,” harapnya.

Reporter : Siti Alicia Zahirah
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *