Nelangsa di Tapal Negeri

Google Image

Karya: Wisnu Akbar Prabowo

Nusantara,
negeri tercinta dengan panji-panji merah putih membentang luas
menampakkan sisi keindahan di setiap penjuru
simbol dari perjuangan dan kebanggaan pertiwi

–seruan menggema
di bawah kibar
kemenangan
negeri

pun kotanya,
berpuluh-puluh cagak besi menjahit bangunan dengan buminya
terbaris rapi di sepanjang jalan kota; mencakar falak
sebagai wujud kemajuan dari peradaban bangsa ini

–kerlap-kerlip lampu
menghias kota
pada waktu
purnama

sebaliknya,
para famili yang hidup membaur dengan alam
yang tersucikan dari tangan para kontraktor
sama sekali tak tersentuh oleh sidik jari para pendidik

–ujung pedalaman
tak mendapat
pendidikan
yang apik

anak adam itu,
bermata kayu dan nihil kecakapan untuk menorehkan aksara
miskin ilmunya dibanding gadis metropolitan
mereka hanya bernaung dengan kegelapan lestari dalam dirinya

–tertawa meringis
dibalik duka
kepandiran
abadi

oh Tuhan,
akankah peranakan hutan itu bakal menerima lenteranya?
akankah tunas kota datang menyambangi teras hutan,
dan membagi sedikit lilin untuk menerangi hidup mereka?

–mata berderai
oleh tangisan
pengharapan
pada-Mu

Nelangsa putra adam di tapal negeri
engkaulah obituari nyata di dalam bahtera nusantara
dirimu layaknya sandera yang dikebiri
di balik kelamnya prasasti tanpa aksara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *