
Penulis: Rani Dwi Oktafidiya (Sekretaris Umum)
Untukmu, sekecil penuh tawa
Kata orang si paling dimanja
Padahal setengah waras ia belajar dewasa
Senyum yang tak terasa nyata.
Si pemilik hati kecil yang retak ini,
melihat dunia dengan mata yang suci.
Tak ada beban yang mengikat langkahnya,
Ia bebas, dan selalu membawa bahagia.
Canda mana yang harus ia kejar,
Untuk diri sendiri atau kepada yang terhormat
Pada semesta ia mengutuk
Ia tidak baik baik saja
Baca juga:Â Bayang-Bayang Harapan
Bolehkah ia berbicara?
Sunyi menjadi temannya sekarang
Hidup diorama yang bergerak atas perintah
Barangkali, bahagia akan datang
Ia adalah kelana yang diharapkan
Dibereskan oleh waktu hidup
Dilebarkan oleh sabar
Kehadirannya ditebas habis-habisan
Belitang, 24 Maret 2025
Editor: Annisaa Syafriani
About Post Author
Annisaa Syafriani
More Stories
Takbir Rindu di Negeri Orang
[caption id="attachment_3099" align="aligncenter" width="736"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Sri Wahyuni Takbir menggema di langit indah. Membawa rindu yang kian mendalam. Di tanah...
Cerpen: Misteri Tas Hitam
[gallery columns="1" size="full" ids="872"] Oleh: Annisaa Syafriani "Udah Helena. Nggak perlu, aku aja yang bawa kuenya. Kita harus cepet sebelum...
Puisi: Lukisan Abu-abu
[gallery columns="1" size="full" ids="869"] Oleh: Vitria Isabella Di atas kanvas biru langit menganga luas, Malam temaram, dingin merangkul erat. Di...
Cerpen: Hati yang Tak Tergapai
[gallery columns="1" size="full" ids="860"] Oleh: Annisaa Syafriani Nafasku tersengal-sengal. Sesekali aku mengintip ke arah para polisi yang mengejarku dari balik...
Puisi: Saat Kelabunya Datang
[gallery columns="1" size="full" ids="854"] Oleh: Annisaa Syafriani Saat denting itu bernada, Kelabunya kan bertandang. Menyergap raga, Mengetuk segala tenang yang...
Cerpen: Ujian Akhir Semester
[caption id="attachment_835" align="alignnone" width="1024"] Desain/Marsya Dwi Rismanda[/caption] Penulis: Marsya Dwi Rismanda Musim panas telah tiba, yang berarti ujian akhir...
Average Rating