Read Time:39 Second
UkhuwahFoto/Rani Dwi Oktafidiya

Penulis: Rani Dwi Oktafidiya (Sekretaris Umum)

Untukmu, sekecil penuh tawa
Kata orang si paling dimanja
Padahal setengah waras ia belajar dewasa
Senyum yang tak terasa nyata.

Si pemilik hati kecil yang retak ini,
melihat dunia dengan mata yang suci.
Tak ada beban yang mengikat langkahnya,
Ia bebas, dan selalu membawa bahagia.

Canda mana yang harus ia kejar,
Untuk diri sendiri atau kepada yang terhormat
Pada semesta ia mengutuk
Ia tidak baik baik saja

Baca juga: Bayang-Bayang Harapan

Bolehkah ia berbicara?
Sunyi menjadi temannya sekarang
Hidup diorama yang bergerak atas perintah
Barangkali, bahagia akan datang

Ia adalah kelana yang diharapkan
Dibereskan oleh waktu hidup
Dilebarkan oleh sabar
Kehadirannya ditebas habis-habisan

Belitang, 24 Maret 2025

Editor: Annisaa Syafriani

About Post Author

Annisaa Syafriani

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Tak Kunjung Turun, Masyarakat Keluhkan Harga Bahan Pokok Pascalebaran
Next post Saldo Seringkali Hilang Keamanan Dompet Digital Dipertanyakan