Buku Be The New You, Ajak Pembaca Sertakan Allah di Setiap Tindakan

Judul Buku : Be The New You
Penulis : Wirda Mansur
Penerbit : Kata Depan
Tahun Terbit : Jakarta, 2018
Tebal Buku : 282 halaman

Wirda Salamah Ulya Mansur atau kerap disapa Wirda Mansur adalah putri sulung dari Ustaz Yusuf Mansur yang merupakan ulama ternama di Indonesia.

Selain penulis, gadis berusia 20 tahun ini juga berprofesi sebagai pengusaha dan pendakwah. Buku Be The New You, merupakan buku ketiga yang ditulis Wirda.

Buku ini ditulis untuk memotivasi pembaca berdasarkan apa yang dialami oleh penulis. Be The New You sendiri memiliki arti “jadilah dirimu yang baru.”

Dapat kita lihat berdasarkan dari judulnya, buku ini mendorong pembaca untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, buku ini juga mengajak pembaca untuk selalu menyertakan Allah di setiap tindakan.

Buku ini berisi sembilan bagian yang di setiap bagiannya didasarkan dari pengalaman penulis. Salah satu bagian dalam buku ini, penulis bercerita tentang ketakutan yang pernah dialaminya. Wirda menceritakan bahwa dulunya ia adalah seorang yang penakut ketika bertemu atau berinteraksi dengan banyak orang.

Pada bagian ini, Wirda menceritakan bagaimana ketakutan yang dulu ia alami sampai akhirnya ia bisa melewati bahkan menghapus ketakutannya itu. Pada kalimat terakhir Wirda menuliskan, “Pada saat kita dapat menaklukkan kekhawatiran, rasa cemas, rasa sedih, rasa takut, dan rasa lainnya, disanalah kita dapat merasakan kebahagiaan yang luar biasa.”

Selain itu, pada bab yang lain Wirda juga menyinggung tentang asmara yang pada umumnya dialami oleh remaja. Di bab ini Wirda menekankan pada bagian ‘sakit hati’. Ketika dilanda api asmara, suatu hal yang lumrah jika sakit hati kita rasakan saat ditinggalkan pasangan kita.

Dalam hal ini, Wirda mengajak pembaca agar hanya berharap kepada Allah saja, apa jadinya jika kita berharap dan bergantung pada manusia, bisa jadi kita mungkin hanya kekecewaan yang kita dapatkan.

Pada bagian akhir, dalam buku ini terdapat kisah-kisah Nabi yang mengajarkan kita untuk selalu berusaha, bergantung kepada Allah, dan selalu percaya jika pertolongan Allah itu ada.

Seperti kisah dari Nabi Zakaria yang berdoa kepada Allah selama 70 tahun agar diberi keturunan, dengan kondisi istrinya yang mandul. Tanpa pernah putus asa, Nabi Zakaria selalu berdoa agar ia diberi keturunan.

Ia yakin bahwa Allah akan menjawab doa nya suatu hari nanti. Kisah ini mengajarkan kita untuk bersabar dan selalu berusaha, walaupun membutuhkan waktu yang lama, hasilnya tidak ada usaha dan doa yang sia-sia.

Adapun kisah Nabi yang lain yaitu Nabi Ayyub, yang diberi cobaan seluruh harta kekayaan, anak, dan istrinya semuanya pergi meninggalkan nya. Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih putra kesayangan nya, dan Nabi Yunus yang ditelan oleh ikan paus dan hidup dalam kegelapan.

Namun, semua itu tidak menjadikan para Nabi putus asa, mereka ikhlas dan percaya bahwa semua sudah diatur oleh Allah SWT. Hal ini mengajarkan kita bahwa, saat kita merasa kehilangan, merasa kesepian, merasa sulit, merasa susah, merasa tidak ada lagi yang percaya dengan kita, kita punya Allah yang selalu bersama kita.

Terlepas dari isi, buku ini dibuat dengan cover yang langsung menggunakan foto dari penulis. Pada lembaran-lembaran halaman pun di desain dengan menarik yang di dominasi dengan warna oranye. Dalam buku ini juga terdapat banyak kalimat inspiratif yang terdapat pada lembaran pemisah antar bab, yang juga dituliskan dengan desain yang berbeda-beda sehingga membuat buku ini menjadi menarik.

Bahasa yang digunakan dalam buku ini adalah bahasa santai yang digunakan sehari-hari, terkhusus nya kaum remaja. Bagaimana tidak, dalam buku ini penulis menggunakan sudut pandang orang pertama yang tidak biasa.

Jika kebanyakan penulis menggunakan ‘aku’ atau ‘saya’, lain halnya dengan buku ini. Wirda Mansur menggunakan kata ‘gue’ untuk menunjukkan dirinya dalam buku ini. Sehingga ketika membaca, pembaca dibuat seperti sedang berbicara langsung dengan penulis.

Namun, disisi lain buku ini juga memiliki kekurangan. Buku ini tidak dilengkapi dengan daftar isi, sehingga apabila sang pembaca ingin mengulangi membaca pada bagian tertentu, pembaca kesulitan menemukan halamannya.

Buku ini sangat cocok untuk kamu yang sedang putus asa, tidak percaya diri ataupun galau. Dengan membaca buku ini, kamu akan terhibur dan tentu nya buku ini akan menjadi penyemangat.

Buku ini juga akan mengingat kan kalian bahwa masih banyak diluar sana yang lebih sulit menjalankan hidupnya, mengingatkan bahwa kita berhak bahagia, dan mengingatkan bahwa dalam kondisi apapun, sesulit apapun masalah yang kita hadapi, kita punya Allah yang selalu bersama kita.

Penulis : Annisa Dwilya Budaya (Pengurus LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *