
Penulis: Winda Wulandari
Syukur ia mengadu..
Di masa lampau.. Tertawa ria, bersenda gurau hingga temaram
Di masa lampau.. Tipu daya telah menghampiri
Goresan luka terus mendarah
Ia terus menyantap: segelas air keruh
Di ujung perang, ia enggan melirik
Termenung..
Pantulan bayangan hancur saat itu
Hampir gila (ia)
Baca juga: Puisi: Insan Matang
Jauh..
Ia ingin lebih dekat..
Ia ingin berlabuh pada-Mu
Ia ingin menyelam dipelukan-Mu
Ia ingin tenggelam pada kasih sayang-Mu
Menautkan asa pada sang kuasa
Menaruh cinta pada sang pencipta
Ia mengadu…
Mengadu pada-Mu
Ia kembali pada-Mu
About Post Author
Hanifah Asy Syafiah
More Stories
Bayang-Bayang Harapan
[caption id="attachment_2818" align="aligncenter" width="300"] Ukhuwah Desain/Aldona[/caption] Penulis: Tia Apriyani Di malam sunyi, terpekur aku Memandang bintang, cahaya harapan Kau pancarkan,...
Puisi: 22.13
[caption id="attachment_2764" align="aligncenter" width="1084"] Ukhuwah Desain/Selo Obrian[/caption] Penulis: Selo Obrian Setidak masuk akal itu, cinta ini Sampai batin ini...
Puisi: Negeri Seribu Rahasia
[caption id="attachment_2453" align="aligncenter" width="1080"] Ukhuwah Desain/Vivin Noor Azizah[/caption] Penulis: Vivin Noor Azizah Aksi untuk Sang Negeri Demonstrasi yang seakan basi...
Puisi: Jangan Kembali, Aku Sudah Baik-Baik Saja!
[caption id="attachment_2379" align="aligncenter" width="594"] Ukhuwah Desain/Annisaa Syafriani[/caption] Penulis: Rani Dwi Oktafidiya (Sekretaris Umum) Di bawah langit yang suram, aku berdiri...
Puisi: Notifikasi Cinta
[caption id="attachment_2175" align="aligncenter" width="828"] Ukhuwah Desain/Rani Dwi Oktafidiya[/caption] Penulis: Rani Dwi Oktafidiya Kita, dua layar yang bersentuhan, bukan lagi tatap mata,...
Puisi: Hujan dan Kuah yang Tak Seberapa
[caption id="attachment_2132" align="aligncenter" width="1080"] Ukhuwah Desain/Winda Wulandari[/caption] Penulis: Winda Wulandari Lagi, perumahan kecil diselimuti hujan lebat Jendela terbuka lebar menyisakan...
Average Rating