Read Time:34 Second

Penulis: Vivin Noor Azizah

Senyum hampa menghiasi rupanya
Bangun di pagi hari
Berharap agar tetap kuat
Perlahan mulai menyusuri jalan sunyi

Tertata?? Hah apa itu
Berjalan dalam lingakaran yang ditentukan
Berjalan dengan arah tak memiliki tujuan
Hidup seakan tak adil bagi sebagian orang

Baca juga: Puisi: Tuan Berkacamata

Dimana ujungnya arah ini?
Apa tujuan aku berjalan?
Menangis tersedu sedu?
Tertawa dengan rasa hampa?

Sesaat tersenyum melihat arah
Sesaat merenung melihat arah pula
Angkat bicara tak berguna
Jalan yang aku pilih selalu diangap salah

Miris.. seakan tertata nyatanya hilang arah
Mencoba berdamai sulit ku rasa
Menerima keadaan juga sulit rasanya
Tapi apakah ada hal lain selain itu?

About Post Author

Putri Ayu Lestari

Mahasiswa Program Studi Jurnalistik tahun 2021 UIN Raden Fatah Palembang
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post DEMA UIN RF Gelar Konsolidasi Terkait Kasus Beasiswa KIP-K
Next post Book Smart dan Street Smart, Kamu yang Mana?