Polisi Tangkap Penyebar Berita Bohong Corona

Foto Pelaku penyebar berita hoax corona (tengah). Ukhuwah Foto/Mita Rosnita

Palembang-Ukhuwahnews | Polda Sumsel berhasil menangkap Hendri Ardiansyah (20) pemuda yang diduga sebagai pelaku penyebar berita bohong alias hoax terkait virus corona.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta mengatakan, bahwa pelaku diketahui menyebarkan hoax melalui Media Sosial (Medsos) mengenai dua pasien di Sukabumi, Jawa Barat yang meninggal akibat positif terinfeksi virus corona.

“Pelaku beberapa hari lalu benar telah memposting hoax soal dua pasien corona yang meninggal dunia melalui akun medsos. Ini menjadi perhatian pemerintah, sehingga saat dikonfirmasi pasien tersebut meninggal akibat penyakit jantung,” katanya.

AKBP Dewa Nyoman juga menyampaikan, postingan pelaku sempat viral di media sosial dan memberikan dampak keresahan kepada masyarakat Sukabumi. Mengetahui hal tersebut, Wali Kota Sukabumi langsung memberikan konfirmasi terkait berita kebohongan pelaku di media sosial.

“Pihak Mabes Polri meminta agar menindaklanjuti penyebaran berita bohong yang menghebohkan pengguna media sosial. Hal ini juga dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi kekhawatiran masyarakat terkait hoax corona,” tambahnya saat memberikan keterangan kepada media.

Sementara, dari hasil pemeriksaan pelaku memposting berita tidak benar tersebut sebagai bahan bercandaan sehingga tidak menyangka akan menjadi perhatian pemerintah khususnya pihak kepolisian.

“kami masih mempelajari pasal terkait dan sudah mengamankan satu barang bukti berupa telepon genggam sebagai media pelaku menyebarkan berita bohong, sekarang pelaku juga telah meminta maaf,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, pelaku menuliskan ‘dua orang di Sukabumi meninggal karena terkena virus corona. Cocorobet di jero celana (garuk-garuk di celana). Tetap lah waspada. Pada akun Facebook miliknya.

“Saya meminta maaf, tidak bermaksud untuk meresahkan masyarakat, karena saya menganggap ini sebagai candaan saja. Hal ini tidak akan saya ulangi lagi,” ungkapnya kepada pers.

Reporter : Mita Rosnita
Editor: Rezzy Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *