Perpisahan ; Luka Paling Nyata

Sumber : Google Image

Puisi Karya : Vandea Helga Fany

Lelaki itu berjalan lamban
Sekali juga tak pernah menoleh ke belakang
Langkah demi langkah diseretnya pergi
Tanpa mempedulikan lagi duri di kaki

Awan hitam pekat
Seperti hati yang mati
Hujan tak berhenti membasahi
Mengiring langkah pilu tanpa kasih

Lelaki itu menunduk menahan tangis
Dan hujan selalu menjadi malaikat
Menghapus tiap tetes air mata
yang kian membuat merana

Menatap hidup yang berangsur buram
Sedari kecil jauh dari orang tercinta
Terpisah dua alam
Adalah luka yang paling nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *