Pandangan Dosen UIN RF Terkait Ramadhan Di Tengah Pandemi COVID-19

UIN RF – Ukhuwahnews | Kondisi pandemi COVID-19 mengakibatkan suasana ramadhan di tahun 2020 menjadi berbeda. Seluruh kegiatan ramadhan yang mengundang kerumunan orang ditiadakan, sebab jaga jarak untuk memutuskan rantai penyebaran virus tersebut.

Salah satu kegiatan yang di rumahkan ialah ibadah salat tarawih. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 6 Tahun 2020. Meskipun dirumahkan, menurut dosen UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Achmad Syarifudin, MA, sebagai umat Islam tetap harus bergembira menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H.

“Kita tetap berpuasa, diawali dengan sahur dan tetap ibadah tarawih di malam harinya.  Ibadah Ramadhan tetap bisa dilakukan dengan cara maksimal mulai dari yang wajib hingga  sunah. Fadhilahnya tetap bisa dimaksimalkan, seperti qiyamullail, sedekah, tadarus,” ujarnya melalui pesan singkat pada Jumat (24/04/2020).

Sementara itu, untuk masjid yang masih melaksanakan salat tarawih dan ibadah lainnya secara berjamaah, menurut Achmad terlalu berani mengambil resiko dan merasa yakin dengan protokol kesehatan yang terstandar.

“Kalau emang yakin yang datang ke masjid adalah orang-orang yang sudah terbukti secara medis bebas dari Covid-19 dan menjamin tidak akan terkontaminasi dari COVID-19 it’s okey. Namun, harus siap bertanggung jawab apabila dikemudian hari ada yang terjangkit karena itu dan itu semua adalah resiko dari kebijakan yang mereka terapkan,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, masyarakat atau pemuda yang biasa ngabuburit berbuka puasa bersama, pesantren Ramadhan atau aktivitas keramian lainnya untuk ditiadakan dahulu.  

“Atau digantikan dengan media daring jika memungkinkan,” imbuh Dosen Bahasa Arab UIN RF.

Pada situasi sekarang, Achmad mengingatkan masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah seperti menerapkan social distancing, menjaga kebersihan dan menggunakan masker.

“Sebab mentaati pemerintah juga perintah agama. Kita tahu juga, setiap orang tidak ingin kondisi seperti ini terjadi. Namun, semua yang terjadi di muka bumi ini adalah atas izin Allah SWT, yang terbaik kita lakukan adalah bersabar, tetap berupaya berbuat baik, beribadah, dan lainnya,” paparnya.

Reporter: Jeniedya
Editor: Melati Arsika
Ilustrasi: Jaiwan Nada Rismin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *