Teknologi Bermuka Dua

Penulis: Rahmi Widya Lestari (Pengurus LPM Ukhuwah || Mahasiswa Jurnalistik UIN Raden Fatah Palembang)
Ilustrasi: Jaiwan Nada Rismin

Teknologi sangat berpengaruh bagi kemajuan suatu negara maupun kehidupan berbangsa dan bernegara. Semakin maju teknologi dalam suatu negara, maka semakin maju pula negara tersebut. Kemajuan negara juga berpengaruh terhadap kehidupan warga negaranya. Warga negara dalam suatu negara dapat menjadi maju apabila teknologi dari negaranya juga maju.

Pada dasarnya, teknologi diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia.  Namun, teknologi tidak selamanya mampu memberikan apa yang kita inginkan. Ada kalanya teknologi akan membawa sebuah mimpi buruk bagi setiap masyarakat dibelahan bumi manapun. Teknologi juga mampu memberikan ancaman, ketidaknyamanan, ketegangan, dan konflik bagi masyarakat dan akan menguasai manusia. Manusia akan dibelenggu oleh kehadiran teknologi.

Teknologi juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya lebih memudahkan pekerjaan, mudah berkomunikasi atau mencari informasi. Kekurangannya manusia akan menjadi pemalas mengerjakan sesuatu dan terkadang malas berfikir. Tanpa kita sadari, perkembangan teknolgi juga bisa memilki dampak ke sifat manusia. Datangnya teknologi yang terus berkembang, akan menjadikan manusia bisa melakukan semua aktifitasnya. Teknologi tersebut inilah akan menjadikan kita pemalas. jika telah dibiasakan sejak kecil akan membuat kita menjadi malas. Contohnya seperti perhitungan matematika yang kini cukup dengan kalkulator, pencarian tugas yang cukup dengan searching di google bisa mendapatkan informasi yang diinginkan. Sifat malas ini juga bisa berakibat fatal kelingkungan.

Kehadiran teknologi akan mengancam sebagian manusia. Karena dengan kehadiran teknologi, mereka akan kehilangan mata pencarian. Banyak perusahaan yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karena peran tenaga kerja manusia telah digantikan oleh mesin-mesin bertenaga besar yang mampu menggantikan ribuan tenaga manusia. Hal ini pastinya membuat untung perusahaan karena tidak perlu menggaji ribuan pekerjanya.

Mengandalkan teknologi bahkan membuat candu bagi penggunanya. Seolah-olah dia tidak bisa hidup tanpa adanya teknologi tersebut. Hal inilah yang membuat manusia menjadi selalu ketergantungan terhadap teknologi dan membuat mereka menjadi enggan untuk berkomunikasi dengan sosial sekitarnya dan lebih memilih dirinya untuk berinteraksi dengan teknologi yang dimilkinya. Biasanya ini disebut dengan tidak peka dengan lingkungan.

Bahkan jika kegilaan akan teknologi ini terus dilakukan maka akan berkurangnya interaksi sosial langsung dalam kehidupan masyarakat dan kerusakan pada kesehatan seperti mata, kanker otak akibat radiasi gelombang eletromagnetik yang dipancarkan gawai canggih yang dimiliki. Namun, pada kenyataannya teknologi tidak akan bisa dihindari, tetapi kita masih bisa mengontrol ke arah yang positif.

Media sosial merupakan salah satu fenomenal kemajuan teknologi yang sekarang sangat populer dalam kehidupan masyarakat dibelahan negara manapun. Bahkan sebagai sarana komunikasi antar bangsa.

Benar saja kata slogan “dunia dalam genggamanmu” hanya dengan teknologi gawai canggih kita bisa menjelajah dunia menggunakan aplikasi google. Belajar banyak hal dari mengenal budaya, bahasa dan gaya hidup orang di luar sana. Kita bisa mengenali tradisi yang berbeda dengan tradisi kita. Misalnya ada remaja yang mencari tahu lagu-lagu pop korea di youtube, maka jika dia sangat memperhatikan gerakan-gerakan atau pakaian orang korea itu, otomatis remaja ini akan menghafal dan mencontoh pakaian ketat dan pendek dari orang korea tersebut. Hal ini bisa jadi mempengaruhi remaja untuk tidak peka akan tradisinya sendiri. Bahkan bisa saja mereka melupakan tradisi yang sesuai dengan adat dan agama. Namun, tidak sedikit juga remaja yang saat ini akan mudah termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai di media online. Mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. Dan yang paling terpenting pengaruh teknologi dapat mempermudah komunikasi antar keluarga, sahabat dan orang lain. Walaupun dengan jarak yang sangat jauh, kita masih bisa berbagi suka maupun duka walau tidak sempat berjabat tangan.

Namun, tetap saja disetiap kelebihan pasti ada kekurangan. Dampak dari teknologi ini adalah mengurangi jalinan silaturahmi antar keluarga maupun sahabat. Mereka menganggap enteng bahwa komunikasi tidak selalu harus bertatap muka dan berjabat tangan, hanya perlu memberi kabar lewat pesan singkat atau telepon itu sudah cukup. Dampak lain dari teknologi, kita menjadi sesorang yang individualis, mementingkan diri sendiri dan sibuk dengan urusan masing-masing. Kita lebih suka bersosialisasi lewat media online dibanding secara langsung. Contohnya saja kumpul keluarga. Disaat kumpul bareng keluarga orang-orang lebih asyik main dan mementingkan gawai miliknya dibanding bercengkrama dengan keluarga. Bahkan ada yang main game online decara bersama.

Dengan tumbuh pesatnya teknologi baik di internet maupun media lainnya, membuat mudah masuknya suatu hal yang berbau negatif seperti pornografi, pornoaksi, maupun segala macam kekerasan mudah bertebaran. Sangat sayang sekali jika hal ini dilihat oleh anak-anak atau remaja yang belum mengerti dan cukup umur. Disinilah peran orangtua sangat penting untuk mengawasi anaknya, dan lingkungan juga turut andil dalam menentukan sikap anak dan remaja.

Teknologi juga memberikan dampak pada psikologis seseorang. Tidak sedikit orang-orang yang sudah ketergantungan dengan teknologi, ia akan menjadi kaku untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Dampak suatu hal tidak dapat diramalkan oleh siapa pun, termasuk dengan menggunakan teknologi. Sampai saat ini, tidak ada teknologi yang mampu meramalkan setiap hal yang akan menimpa seseorang. Singkatnya, teknologi akan selalu bermuka dua. Di satu sisi banyak hal yang dijanjikan, di sisi lain, teknologi juga mengancam manusia setiap saat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *