Sudah Belajar di Sekolah, Apa Masih Perlu Ikut Bimbel?

Sumber: Freepik/Stories

Penulis: Bunga Yunielda (Penggurus LPM Ukhuwah)

Sejak 12 Juli kemarin tahun ajar 2021-2022 telah dimulai. Meski masih dilakukan secara daring namun inilah salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dilakukan selama pandemi.

Demi menunjang efektifitas pembelajaran di sekolah, tak sedikit orang tua yang memberikan jasa bimbingan belajar (bimbel) kepada anaknya. Jasa bimbel pun bermacam-macam baik bimbel online ataupun offline.

Namun, saya tak habis pikir, jika tujuan sekolah adalah untuk mencerdaskan dan mendidik lalu kenapa masih banyak murid yang harus ikut bimbel agar dapat memahami pelajaran. Apakah di sekolah mereka tidak mendapatkan itu? Sehingga orang tua mereka harus memberikan jasa bimbel di luar jam sekolah.

Terlebih sekarang, pandemi membuat semua menjadi serba online. Saat semua murid mengeluhkan sekolah daring yang menyebabkan mata pelajaran sulit dipahami. Maka banyak jasa bimbel bermunculan seakan-akan menjadi sebuah solusi hebat untuk mengatasi ini.

Sangat disayangkan memang, terlalu banyak waktu yang digunakan para murid untuk belajar. Pagi hari sudah ikut pembelajaran di sekolah, sorenya ikut bimbel. Ini hanya akan membuat murid menjadi lelah dan cepat bosan.

Jika sudah banyak orang tua yang memberikan jasa bimbel kepada anaknya. Ini dapat menjadi pertanda bahwa pembelajaran yang dilakukan di sekolah selama ini tidak efektif.

Karena seharusnya, jika pembelajaran yang dilakukan efektif, orang tua tidak perlu lagi memberikan jasa bimbel kepada anaknya sebab pelajaran yang diberikan di sekolah telah mereka pahami dengan baik.

Bimbel hanya perlu diberikan berdasarkan urgensi murid. Jika tidak ada urgensi maka sebaiknya orang tua tidak perlu memberikan bimbel kepada anaknya.

Ketika mengikuti bimbel pun orang tua harus siap merogoh kocek lebih dalam karena tidak murah membayar jasa bimbel. Belum lagi pendidikan di Indonesia tidak 100% gratis. Ini hanya akan menambah beban orang tua setiap tahunnya.

Memang banyak manfaat yang di terima jika orang tua memberikan bimbel untuk anaknya. Tapi bukankah manfaat itu juga bisa di dapat di sekolah?

Tentu saja ini dapat terjadi jika sistem pendidikan di Indonesia memadai dan efektif. Jika yang tidak efektif adalah pembelajaran di sekolah maka orang tua harus menuntut hal tersebut dan bukan menambah beban untuk memberikan jasa bimbel yang tak murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *