Peringati Hari Pahlawan, Banyak Veteran yang Belum Sejahtera

sumber: http://supatriotdidik.blogspot.com

Penulis : Desi Sari Cahyani (Anggota LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang)

Hari Pahlawan merupakan salah satu peristiwa penting bagi sejarah Indonesia yang diperingati setiap 10 November. Pada masa itu, rakyat Indonesia berjuang bersama untuk mengambil alih tanah air di tangan penjajah.

Pada era modern ini, pahlawan yang dahulu memperjuangkan bangsa Indonesia kini terlupakan seiring berjalannya waktu. Mereka juga mengalami kehidupan yang sulit dan kurang mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kendatipun, ada pula veteran yang beruntung dan mampu mandiri secara finansial setelah pensiun.

Salah satu contohnya adalah Nawawi Sa’ad, veteran yang berperang melawan Belanda pada tahun 1960-an di Papua ini ditempatkan di kapal selam selama 10 bulan. Namun kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan. Ia bersama putrinya tinggal di rumah berukuran 6×7 meter, terbuat dari lantai semen dan dinding anyaman bambu di tanah milik pemerintah.

Baca Juga : Terimakasih Pahlawanku

Melansir dari matapolitik.com, Kepala Badan Manajemen Administrasi Veteran untuk wilayah Jabodetabek, Kolonel Eko Natalius mengatakan bahwa semua veteran menerima tunjangan sekitar Rp 2-3 juta per bulan, tergantung pada layanan dan pangkat mereka. Tetapi dia mengakui bahwa itu tidak cukup, terutama bagi mereka yang hidup di Jakarta.

Dilansir pula dari Kompas.com, sebanyak 64,3 persen responden berpendapat kondisi veteran dan keluarganya kurang sejahtera. Sementara itu, 18,2 persen responden menganggap kehidupan veteran cukup sejahtera. Kemudian 0,9 persen berpendapat kondisi veteran sangat sejahtera dan 16,6 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab. Jejak pendapat tersebut juga menujukan 35,5 persen responden berpendapat veteran belum memiliki hunian yang layak.

Memperjuangan Indonesia tidak hanya selesai pada batas kemerdekaan saja. Mensejahterakan veteran itu juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemerintah seharusnya bisa mengambil tindakan yang tepat untuk menangani hal ini, seperti memberikan tempat yang layak bagi mereka serta uang tunjangan yang cukup setiap bulan.

Baca juga : Seberapa Besar Pemuda Tahankan Jiwa Nasionalisnya Kini?

Tak hanya pemerintah, masyarakat juga seharusnya sadar dan membantu para veteran, baik secara finansial atau hanya sekedar menunjukan perhatian kepada mereka. Apalagi di saat pandemi seperti ini, tentunya mereka sangat kesulitan melangsungkan hidup.

Hal ini harus menjadikan perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah, karena jika tanpa veteran tersebut belum tentu kehidupan bangsa Indonesia menjadi lebih baik sekarang.

Veteran juga harus mendapatkan lebih banyak pengakuan dari pemerintah untuk menghormati pengorbanannya selama memperjuangkan kemerdekaan, seperti mengundang ke Istana Presiden saat perayaan utama Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus.

Semestinya pula hari pahlawan bukan sekedar peringatan formalitas saja. Sebagai warga negara kita wajib mengetahui sejarah, makna dan orang-orang yang terlibat dalam memperjuangkan bangsa ini, karena tanpa adanya pengorbanan dari pahlawan tersebut, tidak akan ada Indonesia.

Editor: Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *