Kongres XI 2021, AJI Lahirkan Pemimpin Baru Periode 2021-2024

IST

Jakarta – Ukhuwahnews | Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyelenggarakan Kongres ke XI 2021. Dari kongres tersebut menghasilkan Sasmito Madrim dan Ika Ningtyas sebagai pasangan terpilih dalam kongres virtual pertama dalam sejarah AJI. Mereka menggantikan pasangan Abdul Manan dan Revolusi Riza yang memimpin AJI Indonesia periode 2017-2021.

Pemilihan ini diselenggarakan secara online, yang diikuti sekitar 400 peserta, terdiri dari peserta delegasi dan non-delegasi. Dalam pemilihan ini, Sasmito dan Ika mendapat dukungan suara 119 dari total 228 suara sah, sedangkan pasangan Revolusi Riza dan Dandy Koswara meraih 109 suara.

Sasmito mengatakan tantangan yang bakal ia hadapi sebagai ketua AJI cukup besar, hal itu disampaikannya dalam sambutan usai disahkan menjadi ketua umum.

“Tantangan ke depan cukup besar. Mulai dari rezim yang otoriter, regulasi yang mengancam dan banyaknya kasus kekerasan terhadap jurnalis. Dari segi ekonomi juga kita banyak tantangan. Selain pademi, juga ada disrupsi digital,” katanya, yang juga jurnalis Voice of America, Selasa (02/03/21) dini hari.

Pandangan senada disampaikan Ika Ningtyas. “Ini amanat yang tidak mudah di tengah tantangan luar biasa ini, mulai dari multi krisis dan belum lagi dari disrupsi digital,” kata jurnalis Tempo ini.

Ika dan Sasmito menegaskan bahwa semua tantangan itu tidak akan bisa dihadapi tanpa bantuan dan kerjasama dari seluruh anggota AJI. Tantangan yang dihadapi oleh AJI tercermin dari resolusi yang dihasilkan dalam Kongres XI AJI,  dalam soal kebebasan pers, profesionalisme dan kesejahteraan.

Dalam Kongres XI ini, ada sejumlah perubahan kebijakan yang dihasilkan. Salah satunya adalah dimasukkannya klausul kasus kekerasan seksual sebagai kategori pelanggaran berat. Kasusnya diperiksa dengan Kode Perilaku jika ada unsur pengaruh profesinya sebagai jurnalis dari kekerasan tersebut. Selain itu pada Kongres XI ini AJI juga melahirkan Garis Besar Haluan Program 2021-2024. Satu diantaranya adalah mandat untuk melembagakan Sekolah Jurnalistik AJI.

AJI adalah organisasi jurnalis yang misinya memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis. AJI menjadi anggota sejumlah organisasi di tingkat global: International Federation of Journalists (IFJ), berkantor pusat di Brussels, Belgia: International Freedom of Expression Exchange (IFEX), berkantor pusat di Toronto, Kanada: Global Investigative Journalism Network (GIJN), berkantor pusat di Maryland, AS: Forum Asia, jaringan hak asasi manusia berkantor pusat di Bangkok, Thailand; South East Asian Press Alliance (SEAPA), yang bermarkas di Bangkok.

Ril/AJI
Editor : Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *