Foto: Proses Panen Kacang Parang, Tumbuhan Pengganti Kedelai

Petani di Desa Batu Ampar Kabupaten Kepahiang Bengkulu sedang memanen Kacang Parang Canavalia Ensiformis pada Kamis, 12 Agustus 2021. Warga di desa memanfaatkan tumbuhan yang berasal dari Amerika Selatan dan tengah tersebut sebagai lauk-pauk.

Kacang parang merupakan jenis polong-polongan. Di Indonesia, kacang parang juga dimanfaatkan sebagai pengganti kacang kedelai dalam proses pembuatan tempe.

Samsir (31) Warga desa Batu Ampar Kabupaten Kepahiang Bengkulu sedang menunjukan tumbuhan Kacang Parang. Kacang Parang juga dikenal dengan nama ‘Jack Bean’. Kamis, (12/08/21). Ukhuwahfoto/Adam Rachman
Menurut Samsir, tanaman ini dapat tumbuh di segala lahan dan termasuk tanaman yang marjinal. Proses pertumbuhan nya pun relatif cepat dengan batang kayu dengan panjang maksimal 10 meter. Ukhuwahfoto/Adam Rachman
Kurangnya pengetahuan dan edukasi dari intansi terkait membuat tanaman ini di Desa Batu Ampar Bengkulu hanya dimanfaatkan sebagai makanan pendamping nasi. Ukhuwahfoto/Adam Rachman
Biji kacang pedang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Menurut penelitian Subagio etal, kandungan protein di dalam kacang parang 18-25%. Ukhuwahfoto/Adam Rachman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *