Komunitas Film dan Literasi Adakan Nobar Film The Bajau

Salah satu Akademisi Universitas Sriwijaya Palembang, Julian Junaedi atau JJ Polong sedang menyampaikan makna yang terkandung dalam film The Bajau di Kopi Kita & Siber Workshop Palembang, Sabtu (11/01/20). Ukhuwah Foto/Tri Wahyudi

Palembang – Ukhuwahnews | Nonton bareng Film “The Bajau” Karya Watchdoc, Komunitas Palembang Movie Club dan Komunitas Literasi kenalkan Suku Bajau atau Suku Sama pada Masyarakat Kota Palembang di Kopi Kita & Siber Workshop Palembang, Sabtu (11/01/20).

Salah satu Akademisi Universitas Sriwijaya Palembang, Julian Junaedi atau JJ Polong dalam hal ini selaku pemantik diskusi mengatakan, bahwa film ini sudah bagus dan menampilkan detail- detail aktivitas suku Bajau tersebut.

“Yang menarik adalah Suku Bajau atau Suku Sama yang dikenal sebagai pengembara laut, hidup di laut dan menggantungkan hidupnya pada laut. Dahulu Suku Bajau ini sempat tinggal di darat, tetapi diusir karena pembangunan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) dan kembali lagi ke laut,” jelasnya.

Merespon hal tersebut, salah satu peserta nobar dan diskusi Dika mengatakan, film ini mempunyai pesan yang kuat dari sudut pandang identitas.

“Yang dapat saya ambil dari scine petama dari film ini, dimana suku bajau melakukan ritual tolak balak dengan menyebut laillahailallah, disini bisa kita lihat, walaupun Suku Bajau ini tidak memiliki sebuah negara, tetapi mereka memegang sebuah kepercayaan agama,” ujarnya.

Pada acara yang sama, perwakilan dari komunitas literasi, Diki Tri menyatakan, anak muda wajib menonton film ini, karena banyak sekali edukasi dan informasi yang di dapatkan, terkhususnya juga dari pihak pemerintahan, bagaimana nanti pemerintah memberikan tanggapan akan hal ini.

Reporter: Yuni Rahmawati, Rezzy Saputra

Editor: Rezzy Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *