PPKM Level 4 Berlanjut, Masyarakat Kini Diberi Kelonggaran

Ilustrasi Mall kota Palembang.
Sumber foto: wikipedia

Palembang – Ukhuwahnews |Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri yang dikuatkan dengan Surat Edaran Walikota Palembang, pemerintah kota Palembang kini memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga tanggal 6 September mendatang.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan pada PPKM level 4 ini akan diberikan kelonggaran untuk kegiatan masyarakat. Seperti pembukaan Mall dengan jam operasional dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung tidak melebihi 50 persen.

“Selain mall, pagelaran resepsi pernikahan dan tempat hiburan diperbolehkan buka dengan kapasitas tamu undangan tidak lebih dari 25 persen dari ruangan serta penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya pada Selasa, (28/08/2021).

Selanjutnya, Harnojoyo mengatakan akan  menyerahkan pengelolaan terkait syarat pemberlakuan kartu vaksin Covid-19 kepada yang berwenang.

“Boleh saja dibelakukan, yang penting masyarakat harus tetap patuh dengan aturan pemerintah mengenai kesehatan,” katanya.

Di lain sisi, penetapan PPKM level 4 tetap dilanjutkan meski angka penularan Covid-19 telah menurun. Ada beberapa penyebab penetapan tersebut dilakukan diantaranya, jumlah insiden rate, angka kematian dan kasus pasien yang dirawat.

Hal ini dikatakan langsung oleh kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (PP2M) Dinas Kota Palembang Yudhi Setiawan.

“Memang benar angka penularan sudah menurun, tetapi saat ini angka kematian akibat Covid-19 masih saja tinggi,” ungkapnya.

Yudhi melanjutkan, selain ketiga faktor tadi PPKM juga dirujuk dari respon yang dilihat dari 3T yaitu, Testing, Tracing dan dan Treatment. Namun, saat ini mereka lebih memfokuskan tracing di kota Palembang yang masih termasuk daerah PPKM level 4.

“Jika kapasitas responnya membaik dan perbandingan kasus, kontak serta BOR (Bed Occupancy Rate) bagus, ada kemungkinan Palembang akan turun ke PPKM level 3,” tutupnya.

Reporter: Siti Alicia Zahirah
Editor: Muhamad Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *